Seniman Semarang Lukis Ganjar-Mahfud di Sawah, Bentuk Apresiasi Kepedulian Ganjar pada Petani

Ganjar Pranowo mengunjungi sawah di Semarang yang di lukis wajah ia bersama Mahfud MD, Sabtu, 27/1/2014 | Instagram @ganjarpranowo
Ganjar Pranowo mengunjungi sawah di Semarang yang di lukis wajah ia bersama Mahfud MD, Sabtu, 27/1/2014 | Instagram @ganjarpranowo

FORUM KEADILAN – Melukis di atas kanvas sudah biasa, tapi kalau melukis di lahan persawahan dengan media padi itu baru luar biasa. Ya, seperti yang dilakukan sejumlah seniman dari komunitas Pari Curek di Desa Bergas Lor, Kelurahan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Komunitas yang dipunggawai seniman bernama Gunawan itu menanam padi membentuk wajah Ganjar Pranowo-Mahfud MD lengkap dengan simbol tiga jari di sepetak sawah.

Bacaan Lainnya
Potret lukisan Ganjar Pranowo-Mahfud MD karya seniman Semarang di sawah | Instagram @ganjarpranowo
Potret lukisan Ganjar Pranowo-Mahfud MD karya seniman Semarang di sawah | Instagram @ganjarpranowo

Sekilas memang terlihat hanya tumbuhan padi hijau dengan variasi padi hitam. Namun jika dilihat dari atas, maka tampak jelas wajah calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut tiga itu.

Ganjar pun menyempatkan singgah dan melihat langsung karya komunitas Pari Curek tersebut, Sabtu, 27/1/2024. Ganjar mengapresiasi  karya seni tersebut.

Gunawan mengatakan, sudah dua kali ia dan rekannya menggambar wajah Ganjar dengan media padi di atas area persawahan.

“Ini yang kedua kalinya kita menggambar wajah Pak Ganjar. Jauh sebelumnya kita juga gambar Bung Karno,” ujarnya, Sabtu.

Karya itu dimaksudkan untuk rasa hormat kepada Ganjar, yang dinilai sebagai sosok yang mampu mengapresiasi seniman sekaligus karya-karyanya.

“Kenapa Pak Ganjar, karena beliau selalu mengapresiasi karya kami. Beliau peduli terhadap seniman dan karya. Ini bentuk kecintaan kami ke Pak Ganjar,” paparnya.

Gunawan berharap, kepedulian Ganjar bukan hanya terhadap karya seni, tapi juga dapat memajukan sektor pertanian.

“Iya itu lah kenapa kami berkarya di sawah. Pak Ganjar juga punya program petani bangga bertani,” ucapnya.

Sementara itu, Ganjar mengatakan bahwa sawah akan punya nilai tambah jika dipegang oleh orang yang punya daya kreatif dan inovatif.

“Pak Gunawan ini mencoba berkarya untuk memberi nilai tambah. Jadi sawah yang kecil ini bisa punya nilai tawar yang lain,” ujarnya.

Selain daya tarik wisata, upaya yang dilakukan komunitas Pari Curek juga menjadi daya tarik generasi muda untuk suka pertanian.

“Ini juga bisa menarik generasi muda untuk suka bertani,” tandas Ganjar.*