Kaesang Optimis PSI Lolos ke Senayan

Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep Menghadiri Kopdarwil PSI Maluku, 26/12/2023 | Instagram @psi_id
Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep Menghadiri Kopdarwil PSI Maluku, 26/12/2023 | Instagram @psi_id

FORUM KEADILAN – Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengaku bahwa merasa optimis PSI dapat lolos ke parlemen Senayan.

Kaesang menyebutkan track hasil elektabilitas PSI yang mengalami kenaikan.

Bacaan Lainnya

“Kita lihat selama ini kita bersyukur, track kita semua bagus. Dulu cuman satu koma, sekarang dua koma,” ujar Kaesang di Maluku, Rabu, 27/12/2023.

“Jadi optimis, tracknya bagus jadi harus optimis,” lanjut Kaesang.

Kaesang menjelaskan hasil elektabilitas Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang dikeluarkan oleh lembaga survei Indikator Politik Indonesia saat ini menunjukkan angka 2,4%.

Hal tersebut membuktikan bahwa hasil elektabilitas PSI mengalami kenaikan dari sebelumnya dari angka 0,8 persen dalam survei terakhir pada Agustus 2023 lalu.

Walaupun belum memenuhi persentase lolos dari kursi Parlemen yakni 4 persen, tetapi Kaesang berharap pada bulan Februari mendatang, hasil elektabilitas PSI sudah di atas 4 persen.

“Kita berharap nanti di bulan Februari pas pencoblosan sudah di atas 4,” tutur Kaesang.

Diketahui, Hasil survei LSI Denny JA hanya terdapat enam parpol yang melenggang ke Senayan pada 2024.

12 Parpol diprediksi tidak lolos ke parlemen pada Pemilu 2024 dikarenakan ambang batas parlemen atau parliamentary threshold berada di angka 4 persen, yakni Demokrat dengan elektabilitas 3,6 persen, PAN 3,3 persen dan PPP 2,9 persen.

PSI 1,5 persen, Perindo dan Hanura 1 persen, Gelora 0,3 persen; PKN dan Partai Buruh 0,2 persen, Partai Ummat 0,1 persen, dan PBB dan Garuda yang 0 persen.

Tetapi meski demikian, angka responden yang tidak menjawab atau tidak mengetahui cukup tinggi, adalah 14,7 persen.

Survei dilakukan secara tatap muka pada periode 20 November hingga 3 Desember 2023 dengan menggunakan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia.

Survei menggunakan multi-stage random sampling dengan margin of error survei sebesar 2,9 persen.

Selain survei yang menggunakan metode kuantitatif, LSI Denny JA dengan memperkaya dengan metode kualitatif, seperti: analisi media, in-depth interview, dan focus group discussion.

Litbang Kompas sebelumnya memperlihatkan survei nasional terbaru yang mencatat elektabilitas Gerindra berada di urutan pertama dan PDIP ada di posisi kedua.

Elektabilitas Gerindra pada survei Litbang Kompas sebesar 21,9 persen atau naik 3 persen dibandingkan survei Agustus 2023 sebesar 18,9 persen. Posisi kedua, PDIP sebesar 18,3 persen pada Desember 2023 atau turun 6,1 persen dibanding survei Agustus 2023.*