Solusi Ganjar soal Pendapatan Rendah dan Minimnya Lapangan Kerja

Deklarasi dukungan para pengusaha untuk Ganjar-Mahfud di gedung Smesco, Jakarta, Jumat, 8/12/2022 | ist
Deklarasi dukungan para pengusaha untuk Ganjar-Mahfud di gedung Smesco, Jakarta, Jumat, 8/12/2022 | ist

FORUM KEADILAN – Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, memberikan tanggapan terhadap keluhan masyarakat terkait pendapatan rendah dan minimnya lapangan kerja.

Menurut Ganjar, masalah pendapatan rendah yang berdampak pada penurunan daya beli dapat diatasi dengan menciptakan lingkungan kerja yang aman, stabil, dan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Indonesia.

Bacaan Lainnya

“Mereka (masyarakat) tanya, kenapa pendapatan kami rendah, sehingga daya beli menurun. Ini kita ciptakan dengan cara dia harus bisa kerja dengan aman,” kata Ganjar dalam acara deklarasi relawan Progresif di Gedung SMESCO, Jakarta Selatan, Jumat, 8/12/2023.

Sementara untuk permasalahan lapangan kerja, Ganjar berkomitmen untuk menyediakan pendidikan gratis bagi masyarakat. Dengan pendidikan, Ganjar berharap SDM meningkat, sehingga masyarakat dapat memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan dalam dunia kerja.

“Yang berikutnya ternyata problemnya adalah ‘Pak lapangan kerjanya mana, kalau saya harus bekerja’. Maka dua hal yang mesti kita capai, Anda bisa menjadi pegawai dengan sekolah gratis, anda bisa menjadi pegawai dengan pendidikan yang bagus, siapkan dengan sekolah gratis,” ujar Ganjar.

Ganjar menegaskan, pendapatan rendah dan minimnya lapangan kerja dapat diatasi dengan mendorong masyarakat untuk menjadi pengusaha. Sebagai mantan Gubernur Jawa Tengah, ia berjanji untuk memberikan dukungan kepada mereka yang ingin menjadi pengusaha sukses.

“Tapi kalau tidak, jadi lah pengusaha. Progresif akan membantu. Kita bukan orang-orang yang gampang menyerah. Kita orang-orang yang selalu berjuang,” tegas Ganjar.

Ganjar juga menekankan bahwa Indonesia yang unggul dan sejahtera, dengan pendapatan tinggi dan lapangan kerja yang luas, dapat dicapai melalui pemerintahan yang bersih dan bebas dari korupsi, kolusi, dan nepotisme.

“Itu semua akan menjadi tidak mudah kalau pemerintahannya tidak bersih, kalau pemerintahannya korupsi, kolusi, dan nepotisme itulah yang harus kita ganyang, dan itu bisa kita lakukan kalau Ganjar-Mahfud mendapatkan dukungan penuh (dari masyarakat),” ┬átegas mantan anggota DPR tersebut.

Sebagai informasi tambahan, relawan Progresif terdiri dari pengusaha dan pelaku UMKM dari seluruh Indonesia. Progresif merupakan singkatan dari Program Gotong Royong untuk Ekonomi Sejahtera dan Inklusif.

Relawan ini dibina oleh Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Arsjad Rasjid, yang juga merupakan Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Namun, selama kampanye, Arsjad non-aktif di Kadin. Direktur Nasional Progresif adalah Eka Satra.*