Ramai-ramai Warga Sediakan Tempat untuk Baliho Ganjar-Mahfud

Ramai di media sosial, warga di berbagai daerah mempersilakan rumah atau pekarangannya dipasangi baliho atau spanduk berisi gambar calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres), Ganjar Pranowo- Mahfud MD | Instgram @tpnganjarmahfud
Ramai di media sosial, warga di berbagai daerah mempersilakan rumah atau pekarangannya dipasangi baliho atau spanduk berisi gambar calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres), Ganjar Pranowo- Mahfud MD | Instgram @tpnganjarmahfud

FORUM KEADILAN – Ramai di media sosial, warga di berbagai daerah mempersilakan rumah atau pekarangannya dipasangi baliho atau spanduk berisi gambar calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres), Ganjar Pranowo- Mahfud MD.

Contohnya, di Desa Kertomulyo, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng), warga membuat spanduk sederhana yang berisi tulisan siap memasang baliho pasangan calon nomor urut 3 tersebut.

Bacaan Lainnya

“Warga desa siap memasang dan menjaga, daripada mangkih (nanti) dipasang ting njobo (di luar), di jalan raya, dibubarkan aparat, mending ting mriki (lebih baik di sini), kita jaga sedaya (semua),” ujar seorang pria berkaos oblong dalam video itu, dilihat, Rabu, 15/11/2023.

Terjadi juga di Kabupaten Kebumen, Jateng. Warga di Jalan Kutosari Kebumen, Jateng, menawarkan rumah dan pekarangannya sebagai tempat pemasangan baliho atau spanduk Ganjar-Mahfud.

“Pak Ganjar, nek arep pasang baliho apa banner, tak saranna nang ngarepan omah bae. Omahku siap tak hibahnya nggo pasang baliho panjengenan (kalau mau pasang baliho atau banner, saya sarankan di depan rumah saja. Rumah saya siap saya hibahkan untuk memasang baliho Anda),” ucap seorang warga Kebumen.

Warga di Kabupaten Pemalang, Jateng juga mengaku siap menyediakan tempat untuk baliho Ganjar-Mahfud.

“Melihat di masyarakat atau di medsos, melihat balihonya Pak Ganjar dicopoti itu saya sangat sedih,” ujar pria paruh baya di video itu.

Oleh karena itu, warga tersebut bersedia memasang baliho Ganjar.

“Alamatnya sudah ada, silakan untuk dikirim (baliho atau spanduknya),” ujarnya.

Di Kota Cirebon, Jawa Barat (Jabar), terdapat juga poster yang mana menyatakan kesiapan warga jika rumah mereka dijadikan sebagai tempat pemasangan baliho atau spanduk Ganjar-Mahfud.

“Silakan pasang banner/spanduk Ganjar Pranowo di pagar rumah saya,” demikian tertulis di poster itu.

Tindakan serupa juga dilakukan warga Kampung Pesantren, Desa Sukapada, Kecamatan Pagerageung di Kabupaten Tasikmalaya, Jabar. Disebutkan mereka menyediakan tempat untuk baliho Ganjar Pranowo dan berjanji untuk menjaganya.

Di Karawang, warga Desa Sukaraja, Kecamatan Rawamerta juga memasang poster yang mengumumkan kesediaan pemilik rumah untuk tempat pemasangan spanduk atau baliho Ganjar-Mahfud.

“Siap mengamankan kalau ada yang mencopot dan membongkar,” bunyi tulisan itu.

Terkait hal ini, advokat senior yang juga menjabat sebagai Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, menyayangkan tindakan aparat yang dianggap diskriminatif dalam menertibkan spanduk maupun baliho kontestan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Oleh karena itu, Todung mengajak semua pihak untuk bersuara menentang keberpihakan aparat negara dalam Pilpres 2024.

“Kita harus terus menerus berteriak soal netralitas aparat,” ujarnya, Sabtu, 11/11.*