Pejabat Senior Hamas Buka Peluang Diskusi Gencatan Senjata dengan Israel

Perang antara Hamas dan Israel
Perang antara Hamas dan Israel | NDTV

FORUM KEADILAN – Pejabat senior Hamas, Moussa Abu Marzouk, mengatakan kelompoknya membuka peluang untuk diskusi soal rencana genjatan senjata dengan Israel.

Ia pun mengungkapkan syaratnya yaitu ketika Hamas telah mencapai target.

Bacaan Lainnya

Saat diwawancara Al Jazeera yang diberitakan Reuters pada Senin, 9/10/2023 waktu setempat, media tersebut bertanya jika Hamas bersedia membahas kemungkinan gencatan senjata.

Marzouk pun menjawab Hamas terbuka untuk gencatan senjata hingga dialog politik.

Sementara itu, salah satu pendiri Hamas, Khaled Mashal sangat bersikeras mempertahankan kekuatan Hamas untuk melawan Israel.

Mashal bahkan menolak segala bentuk gencatan senjata hingga tindakan apapun yang tidak membawa perubahan terkait posisi Israel terhadap Hamas dan Gaza.

Diketahui, Jalur Gaza kembali berkecamuk usai Hamas menyerang pasukan Israel akhir pekan lalu.

Hamas diketahui melancarkan serangan pada Sabtu, 7/10/2023 dan menyebutnya sebagai operasi untuk mengakhiri pendudukan terakhir di bumi.

Tak tinggal diam, pasukan Israel membalas serangan Hamas dengan melancarkan Operasi Pedang Besi dan menargetkan infrastruktur Hamas di Jalur Gaza.

Menurut saluran TV Israel, setidaknya 900 orang warga Israel meninggal dunia, sementara 2.600 lainnya luka-luka.

Di sisi lain, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan lebih dari 600 warga Palestina tewas dan 3.726 lainnya terluka.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, bersumpah akan membalas dendam perbuatan Hamas.*