Beda dengan Sahroni, Kurtubi NasDem Ngaku Tak Tahu soal Kabar Mentan

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem Bidang Energi dan Mineral Kurtubi
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem Bidang Energi dan Mineral Kurtubi | ist

FORUM KEADILAN – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem Bidang Energi dan Mineral, Kurtubi, mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada pembicaraan di internal partai mengenai hilangnya kontak dengan kadernya, Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Belum ada (pembicaraan soal Mentan), mungkin bisa tanya ke Sekjen-nya ya. Soalnya saya tidak ada informasi, sorry ya,” katanya kepada Forum Keadilan, 4/10/2023.

Bacaan Lainnya

Kurtubi mengakui sudah lama tidak mengunjungi kantor DPP NasDem, sehingga kemungkinan kabar Syahrul Yasin Limpo hilang kontak bisa saja terjadi.

“Menteri Pertanian itu, saya tidak tahu, mungkin (tidak bisa dihubungi). Saya sudah lama tidak ke DPP soalnya, jadi tidak mengerti perkembangannya sampai mana, karena tidak ada informasi juga,” ujarnya.

Kurtubi menjelaskan bahwa hilangnya kontak dengan Syahrul Yasin Limpo tidak ada kaitannya dengan pemberian sanksi dari NasDem, karena masalah tersebut lebih terkait dengan kasus korupsi yang saat ini sedang dihadapi oleh Mentan.

“Kalau setahu saya tidak ada, dan tidak ada kaitannya ya, nggak ada aturannya (memberikan sanksi karena hilang kontak),” ucapnya.

Lebih lanjut, Kurtubi berpendapat, penggeledahan rumah dinas SYL oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) baru terjadi beberapa hari, jadi kemungkinan besar memang Syahrul masih berada di luar negeri.

“Lagian kan baru beberapa hari kan ini digeledah rumahnya, dan kantornya, baru satu minggu saya rasa. Bisa saja kalau logikanya, (SYL) masih di luar negeri, kalau tidak ada daftar namanya di penerbangan yang tiba di Tanah Air, cuma di negara mana nya kita tidak tahu,” katanya.

“Jadi kalau menurut pendapat saya, baru beberapa hari gitu loh, jadi mungkin lagi di negara mana, ada keperluan apa. Saya sendiri juga tidak tahu,” imbuhnya.

Kurtubi juga mencatat bahwa kemungkinan lain adalah bahwa SYL memiliki kunjungan tambahan, baik dalam kapasitas profesional maupun pribadi.

“Pastinya (ada kepentingan pribadi), mestinya dinasnya sudah selesai, mungkin ya. Saya sendiri kalau dinas ke luar, tidak harus langsung pulang juga, karena bisa jadi ada tambahan kunjungan ke kota mana, negara mana, dan sebagainya,” tuturnya.

Di sisi lain, Bendahara Umum Partai Nasdem Ahmad Sahroni sebelumnya menyatakan bahwa SYL bukan hilang kontak, tetapi sedang menjalani perawatan medis di luar negeri. Kurtubi mengaku tak tahu soal itu. Bahkan menurutnya, SYL selama ini terlihat dalam kondisi sehat.

“Saya tidak tahu (SYL punya riwayat penyakit) apa itu, yang saya lihat sih sehat-sehat saja selama ini,” ungkapnya sambil tertawa.*

Laporan Novia Suhari