Polri Tangkap 958 Tersangka Perdagangan Orang, 2.536 Korban Diselamatkan

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan. | As'ad Syamsul Abidin/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Polri mengungkap telah menangkap sebanyak 958 tersangka Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Sementara 2.536 orang korban TPPO berhasil diselamatkan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan mengatakan, jumlah itu berdasarkan 788 laporan polisi yang masuk terkait kasus perdagangan orang, yang diakumulasi sejak 5 Juni hingga 23 Agustus 2023.

Bacaan Lainnya

“Jumlah korban TPPO yang berhasil diselamatkan sebanyak 2.536 orang. Kemudian jumlah tersangka pada kasus TPPO sampai kemarin 958 orang,” kata Ramadhan kepada wartawan, Jumat, 25/8/2023.

Ramadhan mengatakan kasus perdagangan orang memang telah menjadi atensi Polri. Lebih lagi, hal itu juga menjadi salah satu topik yang dibahas pada ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC) ke-17 yang digelar di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu.

“TPPO ini merupakan salah satu isu yg dibicarakan pada saat AMMTC ke-17 di Labuan Bajo kemarin,” katanya.

Ramadhan menjelaskan, jumlah korban modus iming-iming menjadi pekerja migran Indonesia (PMI) dengan bekerja sebagai pekerja rumah tangga (PRT) merupakan yang terbanyak. Polri pun berkolaborasi dengan aparat penegak hukum berbagai negara untuk memberantas kejahatan transnasional.

“Salah satu dari pd isu yang menonjol disampaikan adalah TPPO. Di mana jumlah korban dengan modus pekerja migran yang paling banyak adalah modus pekerja migran dengan modus pekerja mengirimkan pekerja migran secara ilegal,” ungkapnya.*