Obituari Desmond J Mahesa, Politikus Pemerhati Hukum dari Wilayah Terpencil

Semasa hidupnya politisi Gerindra Desmond J Mahesa dikenal sebagai sosok kritis yang vokal atas penyimpangan hukum | Ist

FORUM KEADILAN – Sempat dirawat di Rumah Sakit (RS) Mayapada, Lebak Bulus, Jakarta, Wakil Ketua Komisi III dari Fraksi Gerinda, Desmond Junaidi Mahesa tutup usia di hari Sabtu, 24/6/2023.

Wafat di usia 57 tahun, sosok Desmond lekat dengan profil politisi yang mengkritisi berbagai pernyimpangan hukum. Desmond lahir dan tumbuh besar di wilayah terpencil kota Kalimantan Selatan, Politikus Gerindra kelahiran 12 Desember 1965 yang memiliki nama kecil Junaidi ini menghabiskan masa kecil hingga remajanya di pemukiman padat penduduk Banjarmasin yakni di Sungai Tabuk dan Pasar Batuah.

Semasa kuliah di Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Desmond aktif di senat dan organisasi Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI). Dirinya juga kerap menuliskan opini-opininya untuk surat kabar maupun majalah lokal di sana.

Keaktifannya menuntun Desmond hijrah ke Pulau Jawa. Di akhir era 1990-an atau jelang reformasi, Ia menjadi aktivis sekaligus bekerja di Lembaga Bantuan Hukum Nusantara, Bandung dan Jakarta.

Desmond juga aktif di Presidium Nasional WALHI, Konsorsium Pembaharuan Agraris, Forum Demokrasi, dan lainnya.

Saat reformasi bergulir, Desmond dan Pius Lustrilanang termasuk menjadi aktivis yang menjadi korban penculikan. Penculikan diduga karena Desmond yang kala itu menjabat Ketua Lembaga Bantuan Hukum Nusantara dikenal lantang melontarkan kritikan terhadap rezim orde baru.

Selepas dari penculikan, Desmond terus menunjukkan konsistensinya di dunia hukum dengan mendirikan kantor hukum Des & Des di Jakarta. Desmond juga melanjutkan pendidikan Pascasarjana di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM Jakarta pada 2003.

Karir politik Demond dimulai saat bergabung dengan Partai Gerindra. Mengantongi 13.439 suara dari daerah pemilihan (dapil) Kalimantan Timur, Desmond terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2009 – 2014.

Bahkan ketika pindah ke Dapil Banten II, Desmond berhasil terpilih sebagai anggota DPR di tahun 2014-2019 dengan perolehan 61.275 suara. Di periode 2019-2024 Desmond menunjukkan kedigjayaannya dengan perolehan suara yang meningkat signifikan di angka 103.837 suara. Desmond akhirya dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI.

Sebagai orang yang lama bergelut di dunia hukum, sosok Desmond dikenal sebagai salah satu legislator vokal. Pertayaan tajam kerap dilontarkannya di setiap rapat Komisi III bersama stake holder terkait.

Kepergian Desmond membawa kesedihan dari berbagai pihak. Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani  menyampaikan Desmond merupakan salah satu kader terbaik dari partai dipimpin Ketua Umum Prabowo Subianto. Sikap kritis yang tak lepas dari latar belakang aktivis menjadikan sosok Desmod sebagai legislator yang selalu berjuang menyuarakan aspirasi rakyat.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengenang Desmond sebagai sosok sederhana dengan kepribadian keras tapi berhati baik.

Tak hanya dari internal partai atau koleganya di DPR. Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md memengenang sosok Desmond sebagai sosok yang tegas dan berani kritik.