Bayern Pecat Oliver Kahn dan Hasan Salihamidzic Usai Pesta Juara Bundesliga

Oliver Kahn dan Hasan Salihamidzic | (Photo by Stefan Matzke - sampics/Getty Images)

FORUM KEADILAN РBerita mengejutkan datang dari sang juara Liga Jerman musim ini, Bayern Munich. Bayern langsung merombak manajemen seusai meraih gelar Bundesliga malam tadi.

Die Roten memecat CEO Oliver Kahn dan sporting director Hasan Salihamidzic. Keduanya merupakan eks pemain dan legenda Die Roten.

Bacaan Lainnya

Pengumuman itu disampaikan di situs resmi Bayern tak sampai satu jam usai Jamal Musiala dkk memastikan diri sebagai kampiun usai menang dramatis 2-1 atas FC Koln di pekan terakhir Bundesliga, Sabtu (27/5) malam.

Kahn sudah masuk jajaran direksi Bayern sejak 1 Januari 2020, namun baru diangkat menjadi CEO pada 1 Juli 2021. Di bawah kepemimpinannya, Bayern meraih dua gelar Bundesliga dan dua DFL Supercup. Namun itu dirasa tak cukup.

“Keputusan berpisah dengan Oliver Kahn tidaklah mudah untuk dewan pengawas klub. Namun karena perkembangan yang ada, kami memutuskan untuk melakukan pergantian di jajaran manajemen,” ujar kepala dewan pengawas Bayern, Herbert Hainer.

“Kami berterima kasih pada Oliver Kahn untuk komitmen, ide, dan segala yang kami raih bersama. Dia selalu dinilai sebagai orang besar di Bayern. Sukses selalu untuknya di masa depan,” jelas Hainer.

Kahn mengaku dilarang ikut berpartisipasi dalam selebarasi perayaan juara Bundesliga semalam dan itu membuatnya tampak seperti seorang antagonis.

“Rencana saya adalah datang ke Cologne dan merayakan gelar bersama tim, namun saya dilarang,” ujar Kahn, seperti dikutip jurnalis Fabrizio Romano.

Tak cuma Kahn, Salihamidzic pun dicopot dari jabatan yang dipegangnya sejak 2017. Hal itu disebabkan pihak klub merasa sudah tak satu visi lagi dengan pria asal Bosnia-Herzegovina tersebut.

“Hasil yang diraih setelah jeda musim dingin dan juga perbedaan pendapat tentang arah masa depan klub membuat kami mencapai kesepakatan dengan Hasan Salihamidzic untuk mengakhiri jabatannya lebih cepat. Ini keputusan sulit bagi kami,” jelas Hainer.

Berbeda dengan Kahn, Salihamidzic masih diperbolehkan turun ke lapangan untuk merayakan gelar. “Saya bangga menjadi direktur olahraga Bayern selama enam tahun. Saya berterima kasih pada seluruh pemain, pelatih, dan seluruh pihak di balik tim dan staf,” ujar Salihamidzic.

“Itu semua adalah perjalanan indah yang ingin saya teruskan, namun saya menghormati keputusan dewan. Bayern di atas segalanya dan semoga tim dan suporter selalu bersatu dan sukses,” jelasnya.

Bayern memang sukses meraih gelar Bundesliga ke-11 secara beruntun, namun di balik itu ada banyak lika-liku yang terjadi. Mereka harus berjuang hingga pekan terakhir untuk memastikan titel, bahkan bergantung dengan nasib klub lain.

Rangkaian hasil buruk usai jeda musim dingin, di saat mereka hanya menang lima kali dari 10 laga Bundesliga, membuat manajemen memecat Julian Nagelsmann. Saat pelatih 35 tahun itu lengser akhir Maret lalu, Bayern masih aktif di tiga kompetisi.

Namun saat Bayern menunjuk Thomas Tuchel sebagai pengganti, mereka lantas tersingkir dari DFB-Pokal dan Liga Champions hanya dalam hitungan pekan. Petinggi klub kini merasa tak hanya pelatih yang perlu diganti, namun juga jajaran manajemen.

Posisi Kahn akan diisi oleh Jan-Christian Dreesen, sementara pengganti Salihamidzic masih belum diumumkan.