Kejaksaan El Savador Buru 5 Orang Diduga Biang Keladi Kericuhan di Stadion

Kericuhan di Liga El Savador yang menewaskan 12 orang.

FORUM KEADILANKantor Kejaksaan El Salvador memerintahkan penangkapan 5 orang yang diduga bertanggung jawab atas penyerbuan akhir pekan di Estadio Cuscatlan, San Salvador, yang menewaskan 12 penggemar pada leg kedua playoff perempat final antara Alianza FC dan Club Deportivo FAS.

Kantor Kejaksaan Umum telah menunjuk tiga pejabat tim Alianza FC, termasuk presiden, manajer keamanan dan manajer keuangan, serta manajer umum Estadios Deportivos de El Salvador (EDESSA) dan penanggung jawab kunci stadion, yang akan dituntut atas pembunuhan yang patut dipersalahkan, cedera yang dapat dipersalahkan dan kerusakan publik.

“Kelalaian dalam organisasi akibat keserakahan, dengan menjual secara berlebihan, menimbulkan longsoran manusia yang menyebabkan hilangnya nyawa, serta luka-luka dan membahayakan keselamatan para peserta. Mereka akan dibawa ke pengadilan dalam beberapa hari mendatang,” kata Kantor Kejaksaan di Twitter, Kamis (25/5).

Sebanyak 12 penggemar tewas dan ratusan dirawat oleh layanan penyelamatan Sabtu (20/5) lalu setelah penyerbuan dan kericuhan dilaporkan terjadi di salah satu pintu masuk ke sektor umum stadion Cuscatlan, sebuah peristiwa yang mengejutkan sepak bola internasional.

Menurut investigasi, gerbang yang disediakan tidak mencukupi bagi jumlah penggemar yang hadir dan pintu masuk tidak dibuka cukup awal untuk masuk dengan tertib dan aman.

Para penyelenggara, setelah menjual habis tiket yang tersedia untuk acara olahraga tersebut, memutuskan untuk menjual secara ilegal tiket yang dikeluarkan untuk pertandingan sebelumnya.

Kantor berita Reuters melaporkan tidak dapat segera menghubungi mereka yang disebutkan namanya ataupun pengacara mereka. Federasi Sepak Bola Salvador akhirnya mendenda Alianza FC $ 30.000 dan menjatuhkan sanksi larangan penggunaan stadion selama satu tahun pada hari Selasa (23/5).

Pada Rabu (24/5) malam, otoritas sepak bola El Salvador mengakhiri kejuaraan liga profesional 2022-2023 untuk fokus memperkuat langkah-langkah keamanan untuk acara tersebut.