Liverpool Incar Finish 4 Besar Usai Gasak Leicester 3-0

Jurgen Klopp saat mendampingi Liverpool melawat ke King Power Stadium menghadapi Leicester City | (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)

FORUM KEADILAN – Liverpool sukses memetik kemenangan telak 3-0 dalam laga tandang mereka di King Power Stadium saat berhadapan dengan Leicester City pada pekan ke-36 Premier League, Selasa (16/5) dini hari WIB.

Gelandang muda Liverpool Curtis Jones tampil apik dan berhasil mengemas dua gol dalam pertandingan tersebut. Satu gol tambahan bagi The Reds dihasilkan melalui tendangan bebas Trent Alexander-Arnold.

Bacaan Lainnya

Hasil dari laga atas The Foxes semalam sekaligus menandai tujuh kemenangan beruntun Liverpool di Liga Inggris sejak medio April lalu saat Jordan Henderson cs menghantam Leeds United 6-1.

Imbas dari grafik performa yang meningkat juga membuat posisi The Merseyside naik ke peringkat 5 klasemen sementara dengan raihan 65 poin dan sudah mengamankan tiket ke Liga Europa di musim depan.

Manajer Liverpool, Jurgen Klopp, sempat tak menyangka tim asuhannya bisa mengamankan tiket ke kompetisi Eropa. Pasalnya, Liverpool sempat terseok-seok berkutat di papan tengah.

Meski posisi saat ini sudah menjamin bakalan tampil di Liga Europa, Liverpool masih memiliki ambisi untuk bermain di kasta tertinggi, yakni Liga Champions, dengan catatan mampu finish minimal di 4 besar. Walau terasa masuk akal, Klopp tetap berusaha bersikap realistis.

Hal ini dikarenakan Liverpool masih harus bergantung pada hasil laga domestik dari MU dan Newcastle, penghuni peringkat tiga dan empat, untuk dapat lolos ke Liga Champions. Maka dari itu, Klopp tetap bersyukur dengan torehan yang diperoleh pasukannya saat ini.

“Segala sesuatunya tidak ada di tangan kami sendiri, tetapi kami tahu kami harus memenangkan semua pertandingan hingga akhir musim untuk memiliki peluang. Saya mengatakannya sekarang beberapa kali, ya mungkin Newcastle dan United tidak memperhatikan kami – tidak apa-apa,” ujar Klopp dikutip dari situs Liverpool.

“Kami berada dalam situasi yang sama dan anda tetap berharap lawan kalah dan anda memiliki tekanan seperti itu. Tugas kami adalah menjaga tekanan itu. Tapi sekali lagi, itu tidak mungkin terus dilakukan. Jika tidak terjadi, maka ini sudah lebih baik dari yang kita harapkan enam, tujuh minggu lalu,” tutupnya.