Minta Dilegalkan, Pedagang Baju Bekas Impor Siap Bayar Pajak

Spanduk yang dibentangkan pedagang baju bekas impor di Pasar Senen
Spanduk yang dibentangkan pedagang baju bekas impor di Pasar Senen | Novia Suhari/forumkeadilan.com

FORUM KEADILAN – Para pedagang baju bekas impor atau thrifting di Pasar Senen, Jakarta Pusat, tuntut pelegalan atas aktivitas jual beli baju yang mereka lakukan.

Hal ini juga tercantum dalam sebuah petisi dari pedagang baju bekas impor yang telah ditandatangani oleh kurang lebih 20ribu pedagang.

Bacaan Lainnya

Selaku Ketua Koordinasi pedagang baju impor bekas Pasar Senen, Rifai Silalahi angkat suara.

Rifai Silalahi, Ketua Koordinator pedagang baju di Pasar Senen
Rifai Silalahi, Ketua Koordinator pedagang baju di Pasar Senen | Novia Suhari/forumkeadilan.com

“Kita hanya berharap pelegalan, pedagang baju thrifting itu kan juga bagian dari UMKM,” ungkapnya pada Jumat, 24/3/2023.

Terkait dengan kegiatan jual beli bakus bekas impor yang dituding ilegal dan tidak membayar pajak, Rifai menyebut para pedagang mengaku siap untuk bayar pajak.

Asalkan kegiatan jual beli ini dilegalkan.

“Siap, siap sekali jika memang dilegalkan.  Justru itu yang kita tunggu, ini dilegalkan, seperti negara-negara  maju pada umumnya, Amerika, Jerman, Australia itu kan semua juga jual baju impor,” tegasnya.

Namun, jika masih belum bisa dilegalkan, Rifai dan para pedagang lainnya berharap diberi zonasi untuk daerah-daerah tertentu untuk menjual baju bekas impor tersebut.

Ditambah, meeka berharap diberikan kuota baju impor.

“Kebijakan pemerintahnya saja bagaimana,” ujarnya.*