Gempa Cianjur, 162 Orang Meninggal, 400-an Luka

Warga berada di reruntuhan bangunan pasca gempa Cianjur. | ist

FORUM KEADILAN – Korban gempa bumi yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dan sekitarnya terus bertambah. Terkini, disebutkan sebanyak 162 orang meninggal dunia akibat bencana tersebut.

Selain korban meninggal, sebanyak 400-an orang luka-luka. Mereka dirawat di berbagai rumah sakit  di Cianjur. Terdapat pula 13.784 pengungsi dan 2.345 bangunan mengalami kerusakan.

Bacaan Lainnya

Hal ini seperti diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy. “Sudah menelan korban cukup banyak, sampai saat ini angkanya masih belum bisa dipastikan. Untuk angka sementara 162 orang meninggal dunia,” kata Muhadjir di pendopo Bupati Cianjur, Selasa, 22/11/2022.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan pihaknya masih berupaya mengatasi sejumlah desa yang terisolasi akibat gempa yang terjadi di Kabupaten Cianjur. BNPB telah mengerahkan helikopter untuk membantu menyalurkan bantuan logistik kepada warga di desa-desa yang terisolasi.

“Masih ada sejumlah desa yang terisolasi. Kami juga berupaya mencoba membuka jalur darat,” kata Suharyanto di Pendopo Kabupaten Cianjur, Selasa.

Dia menjamin pemerintah akan merekonstruksi rumah warga yang mengalami kerusakan berat akibat gempa. Suharyanto meminta masyarakat untuk tidak khawatir terkait rumahnya yang rusak.

“Sarana lain seperti sarana pendidikan, masjid yang rusak akan dibangun oleh kementerian terkait,” katanya.

Suharyanto mengatakan bagi masyarakat yang ingin mencari keluarganya bisa menghubungi call center BNPB yakni 117, dan nomor call center Basarnas yakni 115.

Sejumlah pejabat silih berganti datang meninjau lokasi gempa. Selain Menko PMK, datang pula KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurrachman.

Gempa dengan magnitudo 5,6 melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Senin siang, 21/11, pada pukul 13.21 WIB. Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer, dengan koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107.05 Bujur Timur.

Selain di Cianjur dan sekitarnya, getaran gempa cukup kuat dirasakan pula di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Getaran gempa begitu kuat sehingga lantai, kursi, meja, dan lampu-lampu di sejumlah perkantoran bergoyang. Getaran terjadi beberapa detik ini sempat menimbulkan kekagetan dan kepanikan di para karyawan.

Informasi yang diperoleh FORUM, getaran gempa juga dirasakan warga di kawasan Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan sekitarnya.*