Minggu, 31 Agustus 2025
Menu

7 Olahraga Kurang Populer di Indonesia

Redaksi
Kriket
Kriket | ist
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Beberapa cabang olahraga yang sangat terkenal dan banyak peminatnya di luar negeri ternyata di Indonesia sepi peminat dan kurang populer. Salah satunya adalah kriket.

Jika Anda sering menonton serial atau film India, tentu Anda sudah tidak asing lagi dengan olahraga kriket.

Bukan hanya di India, kriket juga dimainkan di seluruh dunia, terutama di Australia, Pakistan, Kepulauan Karibia, dan Kepulauan Britania.

Selain kriket, berikut olahraga lainnya yang kurang populer di Indonesia.

1. Rugby

Olahraga rugby
Olahraga rugby | ist

Olahraga rugby sangat terkenal di Inggris. Dalam olahraga rugby, setiap tim terdiri dari 15 pemain dan pertandingan berlangsung selama dua babak.

Dalam olahraga ini, diperlukan keterampilan dalam berlari, mengoper, menangkap bola, memegang, menendang bola, teknik tackling (menghentikan pemain dengan cara menggulingkan atau menjatuhkannya ke tanah), dan  kerja sama tim.

Olahraga ini tidak menggunakan alat pelindung apa pun, sehingga sering terjadi benturan dan aksi dorong. Hal ini dilakukan untuk merebut atau mencetak skor melalui tackle atau scrum.

2. American Football

American football
American football | ist

Olahraga ini memang mirip dengan rugby, namun bedanya, olahraga ini menggunakan peralatan yang lengkap, sedangkan rugby tidak menggunakan alat pelindung apa pun.

Jumlah pemain dalam olahraga ini adalah 11 orang, dan pemain wajib membawa bola ke garis gawang lawan (touchdown). Jika berhasil, tim akan mendapatkan enam poin. Olahraga ini merupakan olahraga nomor satu di Amerika Serikat.

Mengapa tidak populer di Indonesia? Rugby dianggap sangat berbahaya karena dimainkan tanpa perlengkapan pelindung, sedangkan american football menggunakan berbagai pelindung. Namun, di Indonesia, fasilitas untuk kostum dan lapangan belum memadai.

3. Squash

Squash
Squash | ist

Olahraga squash agak mirip dengan tenis, tetapi sebenarnya berbeda, loh.

Dahulu, olahraga ini hanya lah kegiatan iseng yang dilakukan oleh para tahanan di Inggris untuk menghabiskan waktu. Sebelum dinamakan squash, olahraga ini dikenal dengan julukan rackets.

Squash dimainkan oleh dua orang yang bergantian memukul bola ke dinding, dan pemain lainnya harus melakukan hal yang sama.

Bola diperbolehkan memantul ke lantai hanya sekali; jika gagal, lawan akan mendapat poin. Pemain akan dinyatakan sebagai pemenang apabila berhasil mencetak 11 poin terlebih dahulu.

Olahraga ini sangat populer di Amerika dan Mesir. Di Indonesia, squash tidak terlalu populer karena peralatannya sulit ditemukan dan harganya relatif tinggi.

4. Petanque

Petanque
Petanque | ist

Olahraga yang dimainkan oleh dua tim dengan maksimal tiga pemain dari setiap tim ini telah banyak dipopulerkan di Asia Tenggara, seperti Thailand, Malaysia, dan Kamboja.

Petanque merupakan olahraga yang muncul pada sekitar 1990-an di La Ciotat, Prancis. Petanque, yang berarti ‘kaki rapat’, dikembangkan oleh seseorang yang memiliki penyakit radang sendi yang menyebabkan lumpuh total pada bagian kaki.

Olahraga ini hanya membutuhkan pemain yang memiliki kemampuan melempar. Petanque tidak populer di Indonesia karena perlengkapannya tidak dijual di dalam negeri.

5. Anggar

Anggar
Anggar | ist

Olahraga anggar merupakan jenis olahraga bela diri yang menggunakan pedang. Terdapat beberapa teknik dalam memainkan olahraga ini, seperti menusuk, menangkis, dan memotong serangan dari lawan.

Dalam olahraga ini, kelincahan tangan dan kaki sangat penting agar serangan lawan dapat dihentikan saat pertandingan.

Olahraga anggar ini belum populer di Indonesia karena beberapa faktor, seperti kurangnya promosi, biaya perlengkapan yang mahal, dan kurangnya pengembangan.

6. Lawn Bowls

Lawn bowls
Lawn bowls | ist

Cabang olahraga dunia ini dimainkan di lapangan hijau yang disebut bowling. Bola yang digunakan dalam olahraga ini dinamakan ‘Jack’ atau ‘Kitty’.

Tujuan dari olahraga ini adalah menggulingkan bola tersebut sedekat mungkin dengan bola yang lebih kecil. Pemenang ditentukan berdasarkan pemain dengan bola yang berada paling dekat dengan bola kecil tersebut.

Olahraga ini membutuhkan konsentrasi tinggi, teknik khusus, dan ketelitian dalam mengatur kekuatan dan arah lemparan bola.

Meskipun olahraga ini belum terkenal di Indonesia, ada beberapa atlet berbakat, salah satunya adalah Ariyanto dari Timnas Lawn Bowls.

Nah, itu dia beberapa olahraga yang masih belum umum di Indonesia.

Terlepas dari jenis olahraganya, baik terkenal maupun tidak, olahraga penting untuk dilakukan. Tidak hanya demi kesehatan, tetapi juga untuk menjaga tubuh agar tetap bugar.*

Laporan Amanah Suci