Perkembangan Motorik Kasar Bayi Usia 0-15 Bulan

Umumnya, kemampuan anak terbagi menjadi dua: motorik halus dan kasar.
Kemampuan motorik halus terdiri dari gerakan-gerakan kecil, seperti menulis, memasang kancing, dan lain-lain. Sedangkan, kemampuan motorik kasar terdiri dari gerakan besar, seperti menendang, berjalan, dan berlari.
Orang tua dapat menggunakan patokan dasar untuk memantau perkembangan motorik bayi. Berikut perkembangan motorik kasar bayi berusia 0-15 bulan.
1. Usia 0-3 bulan
– Mengikuti objek dengan matanya;
– Belajar mengangkat kepala, dan dada.
2. Usia 4-5 bulan
– Tengkurap, dan terlentang sendiri;
– Menggapai benda di hadapannya.
3. Usia 6-7 bulan
– Memasukkan makanan ke mulut;
– Mengoordinasikan tangan kiri, dan kanan;
– Duduk tanpa berpegangan.
4. Usia 8-10 bulan
– Berdiri sambil berpegangan;
– Merangkak;
– Bertepuk tangan, melambaikan tangan, dan memukul-mukul.
5. Usia 11-12 bulan
– Dapat mengubah posisinya sendiri;
– Berdiri tanpa pegangan;
– Memegang benda apa pun di dekatnya.
6. Usia 13-15 bulan
– Belajar menaiki tangga;
– Berjalan.
Untuk para orang tua, jangan berkecil hati jika si kecil belum bisa melakukan apa pun di usianya, karena perkembangan setiap bayi berbeda.
Namun, jika sang anak sudah menginjak usia satu atau dua tahun dan mengalami keterlambatan dalam perkembangan motoriknya, segera konsultasikan ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mencari terapi yang tepat.
Laporan Amanah Suci