Sabtu, 23 Mei 2026
Menu

Purbaya Ungkap Alasan Pemerintah Tempatkan Perwakilan dari K/L Awasi PT DSI

Redaksi
Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa Pertemuan ini membahas berbagai isu aktual mengenai kebijakan Transfer ke Daerah (TKD), Dana Bagi Hasil (DBH), dan sinergi fiskal pusat–daerah dalam mendukung pembangunan nasional, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa, 7/10/2025. | Dok Kemenkeu RI
Menteri Keuangan (Menkeu) RI Purbaya Yudhi Sadewa Pertemuan ini membahas berbagai isu aktual mengenai kebijakan Transfer ke Daerah (TKD), Dana Bagi Hasil (DBH), dan sinergi fiskal pusat–daerah dalam mendukung pembangunan nasional, di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Selasa, 7/10/2025. | Dok Kemenkeu RI
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mengungkapkan alasan pemerintah menempatkan perwakilan dari Kementerian Keuangan dan beberapa Kementerian/Lembaga lain untuk mengawasi PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI).

PT DSI adalah BUMN ekspor baru yang mengelola perdagangan komoditas.

“Kalau untuk pengawasan biar benar katanya kita mesti naruh orang di sana, termasuk dari Keuangan, dari kementerian lain juga, supaya tidak jadi monopolis yang seenak jidat gitu,” ujar Purbaya dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat, 22/5/2026.

Purbaya mengatakan bahwa usulan pengawasan lintas Kementerian datang dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto.

Menurutnya, pengawasan ketat diperlukan agar DSI tidak berkembang menjadi lembaga monopoli yang memunculkan persoalan baru di pasar.

“Nanti kalau enggak diawasin dengan betul nanti akan jadi lembaga monopolis yang menjadi sumber masalah. Saya pikir pengawasan di DSI akan lebih bagus dibanding lembaga-lembaga yang ada sebelumnya, sehingga dia enggak akan jadi monopolis yang mengganggu pasar,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Airlangga mengatakan bahwa pengawasan terhadap DSI nantinya akan melibatkan berbagai Kementerian dan Lembaga.

“Nanti dari mana-mana (pengawasannya),” ujar Airlangga.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah membentuk PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) sebagai BUMN khusus ekspor di bawah Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).

Perusahaan itu akan mengelola tata niaga ekspor komoditas strategis seperti batu bara, minyak sawit mentah (CPO), hingga ferroalloys.

Purbaya juga sebelumnya mengatakan pemerintah ingin memastikan seluruh proses ekspor melalui DSI berjalan transparan dan tidak menjadi celah baru bagi praktik manipulasi perdagangan. *