Respons KPK Usai Publik Soroti Penyelidikan Kasus Whoosh Lebih dari Setahun: Ini Soal Manajemen Perkara
FORUM KEADILAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyampaikan perkembangan penanganan dugaan perkara proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) Whoosh yang hingga kini masih berada pada tahap penyelidikan, meski prosesnya telah berjalan lebih dari satu tahun.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa status penyelidikan membuat informasi yang dapat disampaikan ke publik masih terbatas. Meski demikian, ia memastikan penanganan kasus tetap berjalan.
“Masih terus berproses. Informasinya masih bersifat tertutup,” ujar Budi di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 4/5/2026.
Menanggapi sorotan publik terkait durasi penanganan perkara, Budi menyebut hal itu berkaitan dengan manajemen penanganan perkara di internal lembaga.
Ia menjelaskan bahwa KPK saat ini menangani banyak perkara dalam waktu bersamaan, termasuk kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) di sejumlah daerah.
“Ini manajemen penanganan perkara saja,” kata Budi.
Terkait kemungkinan peningkatan status perkara Whoosh ke tahap penyidikan, KPK belum memberikan kepastian dan masih menunggu perkembangan dari hasil penyelidikan.
Budi menegaskan bahwa proses yang berjalan saat ini masih terus dilakukan oleh tim penyelidik.
“Nanti kita lihat perkembangannya,” katanya.
Sebelumnya, KPK telah membuka penyelidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek KCJB Whoosh sejak awal 2025. Dengan demikian, proses penyelidikan perkara tersebut telah berjalan lebih dari satu tahun hingga saat ini.
Proyek strategis nasional tersebut menjadi sorotan karena melibatkan nilai investasi yang besar serta sejumlah penyesuaian biaya (cost overrun) dalam proses pembangunannya.
KPK menyatakan tengah menelusuri berbagai aspek dalam proyek tersebut, termasuk proses penganggaran dan pelaksanaan. Namun hingga kini, lembaga antirasuah itu belum mengumumkan pihak-pihak yang diduga terlibat karena perkara masih berada pada tahap penyelidikan.*
Laporan oleh: Muhammad Reza
