Rabu, 14 Januari 2026
Menu

Menteri PU Minta Investor Jangan Ragu Dukung Pembangunan IKN

Redaksi
Infrastruktur IKN | Dok Humas IKN
Infrastruktur IKN | Dok Humas IKN
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memastikan bahwa pembagunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur bakal terus dilanjutkan di era Presiden Prabowo Subianto.

Dody menegaskan bahwa pembangunan akan terus berlangsung sesuai tahapan yang sudah ditentukan. Ia juga memastikan dukungan penuh dari Kementerian PU terhadap pembangunan IKN sesuai tugas dan kewenangan.

Dody pun menyampaikan kepada investor sebuah pesan khusus supaya jangan ragu ikut serta dalam membangun IKN. Hal ini lantaran pemerintah Prabowo juga bakal mendukung penuh IKN menjadi ibu kota politik.

“Kepada para investor, saya sampaikan agar tidak ragu lagi. Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh agar IKN benar-benar siap dan berfungsi sebagai ibu kota politik,” ujar Dody lewat keterangan Otorita IKN (OIKN), Rabu, 14/1/2026.

Selain itu, Dody menegaskan bahwa pembangunan IKN bakal dilakukan tepat waktu, tepat kualitas, serta efektif dan efisien.

Diketahui, Prabowo Subianto pertama kali melakukan kunjungan ke IKN, Kalimantan Timur setelah resmi menjadi Presiden. Prabowo melakukan kunjungan singkat tersebut pada Senin, 12/1. Prabowo sempat bermalam di sana dan melakukan peninjauan singkat keesokan paginya.

Kunjungan ini pun dianggap sebagai momen penting dalam perjalanan pembangunan IKN. Selain itu, kehadiran Prabowo di IKN juga menunjukkan komitmen pemerintah yang memastikan pembangunan akan berjalan sesuai dengan rencana dan dilakukan berkelanjutan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan persnya di SMA Taruna Nusantara, Malang, Jawa Timur, Selasa, 13/1 menyebut bahwa Kepala Negara sempat menerima pemaparan terkait progres pembangunan IKN sebelum melakukan peninjauan singkat. Pemaparan tersebut dilakukan oleh Kepala OIKN Basuki Hadimuljono.

Sejak awal, kata Pras, Prabowo sudah menekankan bahwa proses pembangunan fasilitas yang akan digunakan di IKN harus dilakukan dengan cepat. Khususnya, fasilitas legislatif hingga yudikatif yang kini masih dalam proses pembangunan.

Pembangunan diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan selesai 2028 mendatang seperti target dari Prabowo yang ingin menjadikan IKN sebagai ibu kota politik di tahun tersebut.*