PM Australia Jenguk Ahmed Al Ahmed, Pahlawan pada Insiden Penembakan di Pantai Bondi
FORUM KEADILAN – Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menjenguk Ahmed Al Ahmed usai insiden penembakan di Pantai Bondi, Sydney. Ahmed sipuji sebagai pahlawan dalam insiden tersebut.
Saat ini, Ahmed masih dirawat di rumah sakit lantaran menderita luka tembak di bagian bahunya. Ketika dijenguk oleh Albanese, tubuh Ahmed terlihat dibalut dengan perban dan terpasang selang di hidungnya.
“Dia akan menjalani operasi lebih lanjut,” ungkap Albanese, dikutip dari AFP, Selasa, 16/12/2025.
Albanese pun menceritakan tentang detik-detik penjual buah tersebut merebut senjata pelaku pendembakan kala itu. Albanese mengatakan bahwa kala itu, Ahmed ingin mengambil secangkir kopi. Akan tetapi, dirinya mendengar ada letusan senjata api dan orang-orang tertembak.
Akhirnya, kata Albanese, Ahmed memutuskan untuk bertindak. Keberaniannya, menurut Albanese, adalah inspirasi bagi semua warga Australia. Selain itu, Albanese juga menyebut bahwa tindakan Ahmad merupakan wujud nyata kemanusiaan yang masih ada.
“Di saat kita menyaksikan kejahatan yang dilakukan, dia bersinar sebagai contoh kekuatan kemanusiaan,” ujar dia.
“Kita adalah negara yang berani. Ahmed Al Ahmed mewakili yang terbaik dari negara kita,” lanjut dia.
Ahmed sempat menyampaikan rasa terima kasihnya kepada orang-orang yang telah mendukung dan juga mendoakan atas kesembuhannya lewat sebuah video yang dirilis pada Selasa pagi.
“Saya menghargai upaya semua orang. Semoga Allah membalas kebaikan Anda dan menganugerahi kesejahteraan untuk Anda,” kata Ahmed.
Adapun dirinya menjadi sorotan dunia setelah videonya yang mengendap-endap di parkiran mobil dan merebut senjata dari pelaku penembakan di Pantai Bondi, Sydney viral di media sosial.
Diketahui, terjadi insiden penembakan pada saat perayaan Yahudi Hanukkah di Pantai Bondi pada Minggu. Dua laki-laki bersenjata meluncurkan tembakan mereka kea rah kerumunan. Peristiwa ini pun mengakibatkan korban jiwa, yaitu 16 orang meninggal termasuk salah satunya pelaku bernama Sajid Arkam, serta puluhan lainnya mengalami luka.
Pihak berwenang kemudian mengidentifikasi kedua pelaku penembakan tersebut merupakan ayah dan anak, yakni Sajid Akram dan Naveed Akram.*
