Skema Rekayasa Lalin di Sekitar DPR dan Istana saat Aksi 27 Agustus
FORUM KEADILAN – Aparat gabungan menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di sekitar Gedung DPR/MPR untuk mengantisipasi kemacetan saat aksi 27 Agustus pada Kamis, 27/8 hari ini.
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Firman Darmansyah menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas itu bersifat situasional dan menyesuaikan kondisi di lapangan.
“Kami menginformasikan bahwa tidak ada penutupan jalan di sekitar lokasi. Rekayasa maupun pengalihan arus lalu lintas hanya akan diberlakukan secara situasional menyesuaikan kondisi di lapangan,” ujar Firman kepada wartawan, Kamis pagi.
Ia mengatakan personel Ditlantas Polda Metro Jaya akan diterjunkan dan disiapkan di titik-titik strategis untuk memberikan pelayanan dan pengamanan maksimal bagi pengguna jalan.
Firman mengimbau kepada masyarakat untuk menggunakan rute alternatif untuk menghindari potensi kemacetan di sekitar Gedung DPR/MPR yang berada di kawasan Senayan, Kelurahan Gelora, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin dalam keterangannya pada Rabu, 26/8/2026 kemarin menyatakan bahwa pihaknya menerjunkan setidaknya total 120 petugas yang berjaga bergilir (sif).
“Sebanyak 60 petugas disiagakan pada sif pertama pukul 07.00-13.00 WIB dan 60 petugas pada sif kedua pukul 13.00-19.00 WIB,” kata Budi.
Budi menyebut pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional. Hal Ini didasarkan tahapan pengamanan aksi yang terbagi dalam tiga zona:
Zona 1
Kawasan yang terdampak meliputi Jalan Letjen S Parman sisi selatan, mulai Semanggi hingga Simpang Slipi. Jika terjadi kepadatan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional.
Zona 2
Jika terjadi kepadatan, kendaraan dari arah Cawang akan dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Sisingamangaraja-Jalan Asia Afrika-Jalan Patal Senayan dan seterusnya.
Adapun kendaraan dari arah Tomang menuju Cawang masih dapat melintas. Namun Dishub tetap menyiapkan antisipasi rekayasa lalu lintas sesuai dengan kondisi di lapangan.
Zona 3
Kendaraan dari arah Tomang menuju Cawang akan dialihkan melalui Jalan Tomang Raya-Jalan Balikpapan-Jalan Suryopranoto-Jalan Juanda.
Sedangkan kendaraan dari arah Cawang menuju Tomang dialihkan melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto-Jalan Jenderal Sudirman-Jalan Sisingamangaraja-Jalan Asia Afrika-Jalan Patal Senayan dan seterusnya.
Untuk kendaraan dari arah Blok M menuju Tomang, pengalihan dilakukan melalui Jalan Sisingamangaraja-Jalan Asia Afrika-Jalan Patal Senayan dan seterusnya, atau melalui Jalan Jenderal Gatot Subroto menuju Cawang.
Skema di sekitar Istana Negara
Sejumlah ruas yang terdampak antara lain Jalan M.H. Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan KH Wahid Hasyim, Jalan Kebon Sirih, dan Jalan Budi Kemuliaan.
Kendaraan dari arah Tugu Tani menuju Tanah Abang akan dialihkan melalui Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Veteran-Jalan Cideng Timur dan seterusnya.
Kendaraan dari Tanah Abang menuju Pulogadung dialihkan melalui Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-Jalan Ir H Juanda dan seterusnya. Sementara kendaraan dari arah Senayan menuju Kota dialihkan melalui Jalan KH Mas Mansyur-Jalan Cideng Barat-Jalan Cideng Timur-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit dan seterusnya.
Kendaraan dari arah Harmoni menuju Senayan akan dialihkan melalui Jalan Ir H Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Katedral-Jalan Pejambon-Jalan MI Ridwan Rais-Jalan Tugu Tani-Jalan Menteng Raya-Jalan Taman Cut Mutiah-Jalan GSSJ Sam Ratulangi-Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan HR Rasuna Said dan seterusnya.
10 titik pengaturan lalin dan mobil derek
Untuk dapat memaksimalkan, Dishub DKI juga turut menyiapkan 10 titik pengaturan lalu lintas.
Titik-titik tersebut berada di Simpang Senayan arah Bundaran Senayan, FX, TL Fairmont, Patal Senayan, Pintu 10, Hotel Mulia, Simpang Pal Merah, Masjid Babah Alun, Ladokgi, serta Ladokgi bawah/kolong.
Dishub juga menyiapkan empat unit mobil derek yang ditempatkan di Pintu 10, bawah flyover Ladogi, Hotel Mulia, dan FX. Dishub DKI akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan kepolisian serta unsur terkait selama pelaksanaan aksi. *
