Selasa, 10 Februari 2026
Menu

Wamenhan Pastikan ASN Ikut Pelatihan Komcad Tak Akan Ganggu Tugas Utama

Redaksi
Wamenhan Danny Ermawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10/2/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Wamenhan Danny Ermawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 10/2/2026 | Novia Suhari/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Danny Ermawan Taufanto memastikan tidak akan ada potensi tumpang tindih tugas yang dirasakan oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) saat mengikuti pelatihan Komponen Cadangan (Komcad) yang merupakan program dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) dalam rangka memperkuat sistem pertahanan semesta.

“Ini akan sejalan dengan tugas mereka sebagai ASN. Pelatihannya hanya sekitar dua bulan, setelah itu mereka kembali lagi melaksanakan tugasnya seperti biasa. Jadi tidak ada konflik tugas,” katanya, di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa, 10/2/2026.

Menurut Danny, pelibatan ASN sebagai Komcad merupakan bagian dari upaya melibatkan seluruh komponen bangsa dalam pertahanan negara.

“Salah satunya melalui komponen cadangan. Harapannya ke depan seluruh ASN bisa menjadi Komcad,” ujarnya.

Sebagai tahap awal, Kemhan akan memulai program tersebut dengan melatih 4.000 ASN yang berasal dari 49 kementerian dan lembaga. Setiap K/L diminta mengusulkan nama-nama ASN yang nantinya akan diseleksi sesuai dengan persyaratan yang berlaku.

“Dari semua kementerian dan lembaga sudah kita minta. Mereka akan mengajukan nama, nanti kita seleksi, memenuhi syarat, baru kita mulai programnya,” jelasnya.

Danny memperkirakan pelatihan Komcad bagi ASN tersebut akan mulai dilaksanakan dalam waktu dekat tahun ini.

“Mungkin di akhir bulan depan, sekitar April, kita akan mulai,” pungkasnya.*

Laporan oleh: Novia Suhari