Roy Suryo Tanggapi Video Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia
FORUM KEADILAN – Pemerhati telematika, multimedia, artificial intelligence (AI), dan OCB independen Roy Suryo menanggapi terkait sebuah video berdurasi sekitar 45 detik yang menampilkan sosok seseorang seperti Eggi Sudjana sedang mengemudikan mobil mewah berwarna merah di sebuah stasiun pengesian bahan bakar umum (SPBU).
Roy menjelaskan bahwa video tersebut dikirimkan oleh Eggi kepada beberapa rekannya melalui percakapan WhatsApp. Oleh sebab itu, ukuran video menjadi lebih kecil, yaitu sekitar 8,28 Mbyte. Proses pengiriman tersebut akhirnya membuat metadata yang memuat informasi rinci terkait waktu video tersebut direkam hingga identitas ponsel menjadi terhapus. Walaupun begitu, kata Roy, diperkirakan video tersebut direkam menggunakan ponsel bermerek iPhone.
Di sisi lain, Roy juga memastikan bahwa lokasi yang menjadi tempat video tersebut direkam berada di SPBU Shell yang berada di kawasan Johor Bahru, tepatnya di 81200 Johor Bahru, Johor Darul Ta’zim, Malaysia. SPBU ini terletak di Jalan Persisiran Perling, antara Perling Mall dan Sungai Sekudai.
Saat dirinya memeriksa lokasi tersebut menggunakan Google Map, terdapat bentuk bangunan yang memiliki ciri identik dan otentik seperti yang ada dalam video Eggi Sudjana. Ciri khusus SPBU ini terdapat pada Kafe Costa Coffee dan deli2go, serta memiliki 10 Nozzle Shell V-Power yang berjajar rapi.
“Selaku orang yang pernah memiliki ‘My Kad’ (Kartu Malaysia, sebagai Izin tinggal sementara laksana KTP awal tahun 2000-an) saat menjadi Konsultan sebuah Jaringan Telekomunikasi disana, saya tidak asing dengan ciri-ciri SPBU diatas yang tersebar di seantero negeri Jiran tersebut,” ujar Roy dalam keterangannya, Minggu, 18/1/2026.
Roy juga membeberkan terkait waktu video tersebut direkam. Ia memperkirakan bahwa video tersebut direkam pada Sabtu, 17 Januari kemarin setelah Eggi kembali dari Indonesia, atau pada April hingga awal November 2025 lalu, yaitu sebelum dicekal oleh Imigrasi.
Kemudian, identitas perekam video juga turut diungkapkan oleh Roy. Terdapat sebuah nama disebut oleh Eggi yang terdengar seperti “Ismu”. Akan tetapi, setelah dianalisis menggunakan perangkat Audio Spectrum Analyzer, kata tersebut ternyata adalah “Hizbul” alias nama sang anak, yaitu Hizbullah Ashidiqqi.
Adapun Hizbul berangkat bersama dengan Eggi menggunakan Baik Air OD-383 dari Soekarno-Hatta pada Jumat, 16/1 pukul 16.45 WIB dan mendarat di Kuala Lumpur International Airport pada pukul 20.00 LT di hari yang sama.
Kemudian, Roy pun menjelaskan soal mobil yang digunakan Eggi dalam video tersebut. Di sana, Eggi terlihat mengemudikan mobil VW New Beetle 1.2 TSI berwarna merah. Harga unit mobil tahun 2019 tersebut berkisar antara RM136 ribu hingga RM179.990. Dengan demikian, apabila mengikuti kurs 1 RM saat ini (Rp3.700), maka harga mobil tersebut mencapai Rp503-665 juta tergantung opsional dan kondisinya.
Sementara itu, Roy berharap kondisi Eggi yang kini menderita penyakit kanker usus stadium 4 dapat berangsur pulih dan sel kanker tidak menyebar ke bagian lain tubuhnya. Ia juga berharap agar Rumah Sakit (RS) yang ada di Penang, Malaysia dapat memberikan solusi terbaik untuk penyakit Eggi tersebut.
Sebelumnya diketahui, Polda Metro Jaya menghentikan penyidikan terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis terkait kasus dugaan fitnah, pencemaran nama baik, dan penghasutan soal ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyatakan, penyidik telah menerbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) terhadap dua tersangka, yakni Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, berdasarkan keadilan restoratif atau restorative justice.*
