Kamis, 08 Januari 2026
Menu

Eks Penyidik Sebut Kinerja Pimpinan KPK Masih Banyak PR

Redaksi
Eks Penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 7/1/2026 | Muhammad Reza/Forum Keadilan
Eks Penyidik KPK Yudi Purnomo Harahap di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 7/1/2026 | Muhammad Reza/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Yudi Purnomo Harahap menilai, kinerja pimpinan KPK periode saat ini masih menyisakan banyak pekerjaan rumah (PR). Ia mengaku, tingkat optimismenya terhadap kepemimpinan KPK saat ini baru berada di angka 60 persen.

“Saya pikir untuk pimpinan saat ini, optimis saya hanya 60 persen, karena bagi saya belum banyak hal yang mereka lakukan. Masih banyak PR,” kata Yudi di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu, 7/1/2026.

Yudi menyebut, sejumlah perkara besar yang hingga kini belum menunjukkan kejelasan sebagai tantangan serius bagi pimpinan KPK.

Beberapa di antaranya adalah penanganan kasus kuota haji, proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh), hingga polemik pemanggilan Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam perkara tertentu.

“Masalah kasus haji, kasus Whoosh, termasuk kemarin kontroversi kenapa tidak dipanggil Gubernur Sumatera Utara,” ujar dia.

Menurut Yudi, kemampuan pimpinan KPK dalam menyelesaikan berbagai PR tersebut akan sangat menentukan tingkat kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah. Ia menilai, tanpa langkah tegas dan keputusan yang jelas, upaya pemulihan kepercayaan publik akan menjadi semakin berat.

“Kalau mereka tidak mampu memutuskan PR ini, apa pun yang dilakukan oleh pimpinan KPK akan sangat berat untuk meningkatkan kepercayaan publik,” tegas Yudi.

Ia pun berharap pimpinan KPK dapat menunjukkan komitmen yang lebih kuat dalam penanganan kasus-kasus besar agar kepercayaan masyarakat terhadap KPK dapat kembali meningkat.*

Laporan oleh: Muhammad Reza