Jumat, 02 Januari 2026
Menu

Prabowo Sampaikan Maaf Belum Dapat Kunjungi Seluruh Wilayah Terdampak Banjir-Longsor di Sumatra 

Redaksi
Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis, 1/1/2026. | Dok BPMI Setpres/Rusman
Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi pembangunan rumah hunian Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, pada Kamis, 1/1/2026. | Dok BPMI Setpres/Rusman
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Presiden RI Prabowo Subianto menyatakan permohonan maaf karena belum dapat mengunjungi seluruh wilayah terdampak bencana banjir bandang dan longsor di Sumatra.

“Saya tahu bahwa saya dapat laporan dari beberapa pihak, dari Mendagri (Tito Karnavian), dari Gubernur, bahwa banyak kabupaten lain bertanya, ‘Kok Presiden belum sampai?’. Saya minta maaf saya belum bisa ke semua titik,” kata Prabowo saat meninjau pembangunan rumah hunian sementara bagi korban bencana yang dibangun Danantara di Aceh Tamiang, Kamis, 1/1/2026.

Prabowo mengatakan bahwa keterbatasan waktu membuat kunjungannya difokuskan pada lokasi-lokasi yang sedang menjalankan agenda penting terkait penanganan dan pemulihan pascabencana. Walaupun demikian, ia menyadari seluruh daerah terdampak menghadapi kesulitan yang besar.

“Tapi saya pilih atau saya disarankan hadir di tempat-tempat yang sedang ada kegiatan penting dan walaupun semua daerah pasti mengalami kesulitan yang sangat besar,” sambungnya.

Walaupun dirinya belum dapat hadir di seluruh wilayah terdampak, Prabowo menyatakan akan berupaya mengunjungi daerah-daerah lain dengan terdampak bencana.

“Tetapi saya sudah sampaikan ke Gubernur dan Mendagri nanti InsyaAllah saya coba tetap daerah-daerah yang dampaknya besar akan saya datangi,” ujarnya.

Kepala Negara itu lalu menyebut kehadirannya di lokasi itu adalah bagian dari peninjauan pembangunan hunian yang dibangun oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara sebagai inisiatif untuk mempercepat pemulihan pascabencana di tiga provinsi.

“Hari ini saya hadir di sini, saya diminta meninjau kondisi pembangunan rumah hunian yang dibangun oleh Danantara sebagai inisiatif Danantara untuk membantu mempercepat pemulihan kondisi bencana di tiga provinsi,” jelasnya.

Ia mengungkapkan sehari sebelumnya dirinya berada di Kabupaten Tapanuli Selatan sebelum melanjutkan kunjungan ke Aceh Tamiang, yang disebutnya sebagai salah satu wilayah dengan dampak bencana terbesar.

“Saya kemarin sempat ke Tapanuli Selatan dan hari ini saya kembali ke Tamiang yang merupakan salah satu kabupaten yang paling besar dampak bencana tersebut,” tandasnya. *