Jumat, 02 Januari 2026
Menu

Buruh Bakal Gelar Aksi Besar Tolak UMP di Istana dan DPR RI 8 Januari

Redaksi
Ribuan buruh dari wilayah Jabodetabek memadati pintu depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 28/8/2025 | Muhammad Reza/Forum Keadilan
Ribuan buruh dari wilayah Jabodetabek memadati pintu depan Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis, 28/8/2025 | Muhammad Reza/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan, ribuan buruh dari DKI Jakarta dan Jawa Barat (Jabar) akan kembali menggelar aksi demonstrasi pada 8 Januari 2026. Aksi tersebut rencananya akan dipusatkan di Istana Negara dan Kompleks Parlemen DPR RI, Jakarta.

Said menegaskan, pada 8 Januari 2026, buruh DKI Jakarta akan bergabung dengan buruh Jabar untuk menyuarakan penolakan terhadap kebijakan upah minimum yang dinilai tidak berpihak pada buruh.

“Pada tanggal 8 Januari 2026, ribuan buruh dari DKI Jakarta akan bergabung dengan buruh Jawa Barat melakukan aksi kembali di Istana Negara atau DPR RI,” katanya dalam konferensi pers online, Jumat, 2/1/2026.

Ia menjelaskan, buruh dari berbagai daerah di Jabar akan bergerak menuju Jakarta menggunakan sepeda motor masing-masing karena keterbatasan biaya, di tengah tingginya kebutuhan hidup dan kenaikan upah yang dinilai masih rendah.

Buruh dari wilayah Pantura seperti Cirebon, Subang, Purwakarta, Karawang, dan Bekasi akan masuk ke Jakarta menggunakan sepeda motor. Selain itu, buruh dari Tasikmalaya dan Banjar akan bergabung dengan massa dari Bandung Raya yang meliputi Kota dan Kabupaten Bandung, Bandung Barat, serta Cimahi. Massa dari wilayah tersebut juga akan bergabung dengan buruh dari Cianjur, Sukabumi, Bogor, dan Depok sebelum bergerak menuju Jakarta.

“Informasi yang saya terima, sejak Rabu malam 7 Januari 2026, buruh dari sejumlah daerah sudah mulai masuk ke Jakarta menggunakan sepeda motor. Diperkirakan ribuan motor akan memadati aksi pada 8 Januari,” jelasnya.

Said menambahkan, aksi buruh tidak akan berhenti hanya pada satu hari. Demonstrasi akan dilakukan secara terus-menerus hingga tuntutan buruh dipenuhi. Bahkan, sebelum aksi nasional pada 8 Januari, buruh juga akan melakukan aksi di daerah masing-masing.

Buruh DKI Jakarta dijadwalkan menggelar aksi di Balai Kota DKI Jakarta, sementara buruh Jabar akan melakukan aksi di Gedung Sate dan Kantor Dinas Tenaga Kerja Jabar.

Selain di Jakarta, aksi serentak juga dikabarkan akan dilakukan oleh buruh Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pada tanggal yang sama. Buruh Jatim disebut akan menyampaikan tuntutan serupa karena dinilai belum mendapatkan hak upah sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan.*

Laporan oleh: Novia Suhari