Jumat, 06 Maret 2026
Menu

Eks Ketua Koperasi Amphuri Usai Diperiksa KPK soal Kuota Haji: Saya Tak Kenal dengan Pak Menteri

Redaksi
Eks Ketua Koperasi Amphuri Bangkit Melayani (ABM) Joko Asmoro, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa, 14/10/2025 | Muhammad Reza/Forum Keadilan
Eks Ketua Koperasi Amphuri Bangkit Melayani (ABM) Joko Asmoro, di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa, 14/10/2025 | Muhammad Reza/Forum Keadilan
Bagikan:

FORUM KEADILAN – Mantan Ketua Koperasi Amphuri Bangkit Melayani (ABM) Joko Asmoro menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Selasa, 14/10/2025.

Ia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi (TPK) terkait kuota haji tahun 2023–2024. Usai menjalani pemeriksaan, Joko mengaku kedatangannya ke KPK hanya sebatas memenuhi panggilan penyidik.

“Saya diminta hadir sebagai saksi oleh KPK sebagai mantan Ketua Koperasi Amphuri,” ujar Joko kepada wartawan.

Joko mengatakan, pemeriksaan kali ini berlangsung santai dan tidak ada pertanyaan mendalam yang diajukan oleh penyidik.

“Enggak banyak pernyataan dari KPK, cuma ngobrol-ngobrol aja,” ucapnya.

Ia juga menyebut tidak mengetahui banyak mengenai perkara dugaan korupsi kuota haji tersebut lantaran sudah lama menetap di Arab Saudi.

“Karena kan saya tinggal di Arab Saudi, jadi tidak tahu banyak soal kondisi yang ada di Tanah Air,” katanya.

Joko menegaskan, dirinya tidak memiliki hubungan dengan pihak-pihak yang kini tengah diperiksa KPK, termasuk eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas.

“Soal perkara kuota haji saya tidak tahu sama sekali. Saya pun tak kenal dengan Pak Menteri (Yaqut), karena kan itu bukan era saya,” tutur dia.

Ketika ditanya soal materi pemeriksaan, Joko kembali menegaskan tidak ada pertanyaan khusus yang diajukan.

“Enggak ditanya apa-apa, kita hanya ngobrol saja,” ujarnya sambil meninggalkan Gedung KPK.

Diketahui, KPK tengah menyidik dugaan korupsi dalam pembagian kuota tambahan haji 2023–2024.

Dalam penyidikan ini, Koperasi Amphuri Bangkit Melayani (ABM) ikut diperiksa karena berada di bawah naungan Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri).*

Laporan oleh: Muhammad Reza