Menteri PUPR Jelaskan Penyebab Pembangunan IKN Terhambat

Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR
Basuki Hadimuljono, Menteri PUPR | Kementerian PUPR

FORUM KEADILAN – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengungkapkan curah hujan yang tinggi di Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi tantangan baru di saat percepatan pembangunan fasilitas dasar IKN.

Basuki menyebut bahwa bulan kemarin dari total 30 hari, hanya 8 hari saja hujan tidak turun.

Bacaan Lainnya

Sedangkan, pihaknya juga membutuhkan cuaca panas untuk dapat menyelesaikan beberapa bangunan, seperti pengaspalan. Dengan hujan yang terus mengguyur, pihaknya mengakali pengeringan aspal dengan tenda.

“Masalahnya di sana hanya satu yaitu hujan. Dengan kemarin dari 30 hari hanya 8 hari yang terang, selebihnya hujan, sekarang mengaspal pun pakai tenda, supaya nggak kena hujan,” ungkap Basuki di Halaman Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu, 10/7/2024.

Hujan juga menimbulkan kemacetan di kota Nusantara dan sekitarnya, dikarenakan akses jalan ke IKN masih banyak yang tanah dan lumpur. Ia mengatakan, pekerjaan pembangunan sendiri difokuskan di malam hari agar tidak mengganggu lalu lintas, tetapi pada akhirnya kemacetan tidak dapat dihindari.

“Semalam di IKN macet total semua, karena hujan, mereka kerja 24 jam, kita atur supaya batching plant beroperasi malam, ternyata semalam macet,” lanjutnya.

Kemudian, Basuki menyatakan sarana dan prasarana di Ibu Kota Nusantara (IKN) siap pada bulan ini. IKN siap menyambut Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang sebelumnya berencana ngantor di sana pada bulan Juli ini.

Ia mengungkapkan infrastruktur air minum, kelistrikan hingga telekomunikasi akan siap pada bulan ini.

IKN, lanjut Basuki, siap untuk ditempati pada bulan ini.

“Yang namanya Juli itu kan tanggal 31. Dari dulu saya bilang pertengahan Juli air akan masuk, listrik sudah masuk, karena tadi saya baru kumpulin untuk energi dan komunikasi. Telkom, PLN, tadi sudah melapor,” tandasnya.*