Marah Megawati ke Yasonna gegara Kader PDIP Ditargetkan KPK: Jadi Menteri Ngapain Loh

Megawati Soekarnoputri. | Tangkapan layar YouTube

FORUM KEADILAN – Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri mengungkapkan bahwa dirinya sering melontarkan protes kepada Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham), Yasonna Laoly.

Sikap Megawati ini didasari karena menilai kader Partainya yang sering kali menjadi target dalam kasus hukum.

Bacaan Lainnya

“Saya suka ngamuk ke dia (Yasonna) lho, jadi menteri ngapain lho, lah anak buah kita maunya ditarget melulu,” ujar Megawati dalam pidatonya di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat, 5/7/2024.

Diketahui, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi dalam kasus dugaan suap penetapan anggota DPR 2019-2024 dengan tersangka Harun Masiku.

Saat ditanya oleh Megawati, Hasto menceritakan bahwa penyidik KPK melakukan penggeledahan terhadap dirinya hingga menyita buku catatannya dan ponsel, namun statusnya pada saat ini masih menjadi saksi.

Hasto mengatakan kepada Mega, penyidikan KPK yang melakukan penggeledahan adalah Rossa Purbo Bekti.

“Enak saja emangnya siapa dia, betul enggak? Iya orang dia manusia juga,” imbuhnya.

Megawati kemudian menantang Rossa untuk menghadapi dirinya.

“Suruh datang Rossa hadapi aku. Lah iya gile orang KPK yang bikin KPK itu saya,” ujarnya.

Tetapi, beberapa waktu lalu, KPK membuka peluang akan mengembalikan barang-barang Hasto yang disita. Penyitaan tersebutnya dilakukan melalui staf Hasto, yaitu Kusnadi.

Juru Bicara (Jubir) KPK Tessa Mahardhika Sugiarto menyebut pihaknya dapat saja mengembalikan barang-barang Hasto selama tak berkaitan dengan penanganan perkara Harun Masiku.

Tetapi, Tessa mengungkapkan bahwa tim penyidik KPK akan melakukan penelusuran terlebih dahulu.

“Kalau tidak ada kaitan seputar perkara yang sedang ditangani biasanya dikembalikan,” kata Tessa kepada awak media, Selasa, 2/7/2024.

Barang-barang yang disita tersebut akan dikembalikan langsung kepada yang bersangkutan.

“Iya ke pihak yang disita barangnya,” tandasnya.*