PKS Tunggu Komposisi Koalisi Terbentuk untuk Usung Pendamping Sohibul Iman

Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Sohibul Iman. | ist

FORUM KEADILAN – Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (Jubir PKS), Ahmad Mabruri menjelaskan sosok yang akan mendampingi Wakil Ketua Majelis Syura PKS, Mohamad Sohibul Iman untuk maju Pilkada DKI Jakarta pada November 2024.

Menurutnya, calon pendamping Sohibul tentunya menunggu koalisi terbentuk.

Bacaan Lainnya

“Dengan siapa Pak Sohibul Iman berpasangan, nanti kita melihat komposisi koalisi yang terbentuk. Jadi bukan artinya partai tidak punya kader, punya. Tapi siapa pasangannya? Akan menunggu koalisi yang terbentuk, siapa yang akan diusung menjadi cagub dan cawagub,” jelasnya dalam keterangannya, Minggu, 23/6/2024.

Dia mengatakan bahwa sebaiknya publik sabar menunggu terkait deklarasi resmi PKS bersama dengan Partai politik koalisi terkait pengumuman pasangan akan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 2024.

“Deklarasinya akan dilakukan sesuai dengan waktu yang tepat. Jadi tunggu saja,” tuturnya.

Menurutnya, Sohibul Iman ditetapkan sebagai bakal calon Gubernur DKI dalam rapat internal PKS. Karena, Ia menyebut bahwa Presiden PKS Ahmad Syaikhu memberikan arahan agar mengusung kader sendiri ada Pilkada Jakarta 2024.

“Pada rapat kita sudah putuskan bahwasannya kita akan mengusung Mohamad Sohibul Iman, mantan Presiden PKS, mantan Wakil Ketua DPR RI, dan mantan Rektor Universitas Paramadina,” terangnya.

Mohamad Sohibul Diusung

PKS resmi mengusung Ketua Majelis Syuro Mohamad Sohibul Iman sebagai bakal calon gubernur di Pilkada Jakarta mendatang.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara PKS, Ahmad Mabruri. Ia mengatakan Dewan Pemimpin Partai (DPP) PKS telah sepakat.

“Sebagai Partai pemenang di Jakarta, PKS memutuskan akan memperjuangkan kader terbaiknya sebagai calon gubernur DKI Jakarta,” katanya dalam rilis, Minggu, 23/6/2024.

Pada keterangannya, Sohibul dinilai pantas diusung karena memiliki integritas dan kapasitas yang mumpuni.

PKS selama di bawah kepemimpinan Sohibul memiliki peningkatan suara dan kursi secara signifikan di parlemen. Dari 40 kursi di 2014, menjadi 50 kursi di periode pemilu selanjutnya.

Kemudian, di Pemilu 2014, PKS meraih sekitar 8,46 juta suara atau 6,77 persen. Lalu, di kontestasi politik selanjutnya, partai ini mengantongi 11,49 juta suara atau 8,21 persen.

“Artinya, beliau memiliki kepemimpinan yang teruji dalam membawa PKS naik kelas. Beliau juga memiliki jejak yang panjang di dunia politik,” ungkap Mabruri.

Sosok Sohibul Iman terpilih tiga kali menjadi Anggota DPR pada periode 2009-2014, 2014-2019, dan 2024-2029. Dia juga sempat menjadi Wakil Ketua DPR RI. Sohibul Iman juga dikenal sebagai seorang teknokrat dan cendekiawan Muslim.

Ia lama berkecimpung di bidang teknologi Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) Kementerian Riset dan Teknologi.

Dirinya juga pernah menjadi rektor di Universitas Paramadina serta memimpin berbagai lembaga nirlaba yang fokus dalam pengembangan inovasi, teknologi, dan sumber daya manusia strategis.

“Pak Sohibul Iman ini figur yang tepat untuk memimpin Jakarta. Beliau adalah perpaduan antara seorang birokrat yang andal, politisi yang mumpuni, dan intelektual yang disegani di dunia pendidikan,” tukasnya.*