14 Istilah yang Wajib Calon Mahasiswa Baru Ketahui

Ilustrasi kuliah
Ilustrasi kuliah | ist

FORUM KEADILAN – Dalam dunia perkuliahan, tentu terdapat istilah-istilah yang belum pernah kita jumpai sebelumnya di masa sekolah

Bagi kamu yang akan segera melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri, perlu mengetahui beberapa istilah berikut agar tidak bingung.

Bacaan Lainnya

1. Kating

Kating merupakan singkatan dari Kakak Tingkat, yang mana konotasinya sama dengan kakak kelas sewaktu kamu menjadi pelajar.

Jadi jika di sekolah SD/SMP/SMA/SMK-Sederajat untuk memanggil orang yang memiliki tingkat kelas yang lebih tinggi dari kita adalah kakak kelas. Sedangkan di kampus kamu dapat menggunakan kata kating.

2. Asdos

Jika kamu sering melihat temanmu atau orang yang tidak kamu kenal tetapi orang itu sering ada di kelasmu bersama dosenmu atau terkadang menggantikan dosenmu, orang itu dapat disebut dengan Asdos atau Asisten Dosen.

Tugas mereka adalah membantu dosen ketika dosen membutuhkan bantuannya untuk mempersiapkan kelas dan lain sebagainya.

3. KTM

KTM merupakan singkatan dari Kartu Tanda Mahasiswa. Ketika kamu sudah menjadi mahasiswa di kampusmu, kamu akan dibuatkan kartu tanda mahasiswa.

Kartu tersebut wajib kamu jaga baik-baik hingga kamu menyelesaikan studi dan mendapatkan gelar.

4. KRS

KRS atau Kartu Rencana Studi wajib kamu isi setiap semester. Jika kamu tidak mengisi KRS, kamu tidak dapat mengikuti perkuliahan.

Tujuan dari KRS adalah sebagai panduan bagi kamu terkait mata kuliah yang perlu diambil atau ditentukan untuk mencapai tujuan akademikmu.

5. KHS

KHS adalah Kartu Hasil Studi, yang mana ketika kamu sudah menyelesaikan ujian selama satu semester, kamu dapat melihat hasil atau nilai-nilaimu selama satu semester tersebut di sana.

6. SKS

SKS bukan singkatan dari sistem kebut semalam, ya, melainkan Satuan Kredit Semester. Hal itu merupakan porsi lamanya kegiatan belajar melalui berbagai bentuk kegiatan.

Semakin tinggi jumlah bobot dari SKS-mu, maka semakin tinggi pula pembelajaran pada mata kuliah tersebut.

7. IP/IPS

IP atau Indeks Prestasi merupakan akumulasi nilai-nilaimu selama satu semester. IP tertinggi ialah 4.00 dan IP terendah adalah 0.00.

Setiap IP yang diraih akan menentukan IPK kamu.

Jadi, kamu perlu berupaya untuk meraih IP tinggi dari semester awal, karena pada semester-semester berikutnya, kamu akan menghadapi tekanan yang besar serta rintangan yang dapat menghalangimu dalam mencapai IP tinggi seperti sebelumnya.

8. IPK

IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif merupakan kumpulan dari nilai-nilai dari semester 1 hingga semester 8. Jika IP/IPS kamu selalu tinggi atau stabil, maka IPK-mu pun akan baik.

9. SP

SP memiliki banyak kepanjangan, bisa jadi surat peringatan, surat pemberitahuan, atau surat perintah. Namun, SP dalam dunia perkuliahan merupakan semester pendek.

Semester pendek tidak berlaku pada semua universitas. Hanya beberapa universitas yang menerapkan ketentuan tersebut.

Semester pendek dapat kamu ikuti selama 4 hingga 6 minggu, tergantung dari kebijakan yang ditetapkan oleh masing-masing fakultas.

Fungsi dari semester pendek ialah untuk memperbaiki nilai (remedial), mempercepat masa kuliah, dan sarana akselerasi.

Perlu diperhatikan, jika ingin mengambil semester pendek, kamu perlu membayar SKS yang ingin kamu ambil. Ada syarat minimal Indeks Prestasi, misalnya 3,2, untuk bisa mengambil semester pendek, tetapi hal ini tergantung pada kebijakan masing-masing fakultas.

10. Siakad

Sistem Informasi Akademik atau Siakad merupakan aplikasi berbasis web yang dirancang untuk mengelola data akademik dan data-data lainnya.

Siakad bermanfaat untuk mengelola manajemen perguruan tinggi, pengambilan keputusan, serta pelaporan di lingkungan perguruan tinggi.

11. UKM

UKM atau Unit Kegiatan Mahasiswa adalah segala kegiatan yang dapat kamu ikuti di dalam kampus. Ketika kamu masih pelajar, tentu kamu tidak asing dengan sebutan ekstrakurikuler.

Nah, di dunia perkuliahan, ekstrakurikuler disebut juga dengan UKM. Kamu dapat mengembangkan minat bakat terpendammu di UKM.

12. HIMA

Himpunan Mahasiswa atau HIMA merupakan organisasi mahasiswa yang bertindak sebagai badan eksekutif tingkat program studi. HIMA menjalankan kegiatan sesuai dengan prodi di bawah bimbingan Pembina Kemahasiswaan.

Kegiatan HIMA berkaitan dengan konteks keilmuan, penalaran, pengembangan bakat, dan profesionalisme mahasiswa sebelum mereka terjun ke masyarakat kelak.

Salah satu jenis HIMA yang umum di perguruan tinggi adalah Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM).

13. BEM

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) adalah organisasi mahasiswa intrakampus yang berfungsi sebagai lembaga eksekutif di universitas atau institut.

BEM sebagai organisasi mahasiswa di tingkat fakultas memungkinkan mahasiswa mengambil bagian dalam kegiatan, terutama yang berkaitan dengan minat, bakat, dan kesejahteraan mereka sesuai dengan aspirasi mahasiswa yang disalurkan oleh organisasi yang ada.

14. DPM

Salah satu struktur kemahasiswaan tertinggi dalam sistem kelembagaan tingkat fakultas adalah Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM). Organisasi legislatif mahasiswa ini terdiri dari wakil-wakil mahasiswa yang dipilih melalui proses pemilihan.

DPM melakukan sejumlah peran utama, di antaranya legislasi, pengawasan, penganggaran, dan advokasi.

Salah satu tanggung jawab utama anggota DPM ialah menerima dan menyalurkan keinginan mahasiswa untuk dijadikan kebijakan. Selain itu, DPM memantau dan menilai operasi BEM.

Sekarang sudah tahu dong apa arti dari istilah-istilah di atas? Semoga bermanfaat!*

Laporan Amanah Suci