KWI Tolak Kelola Tambang, Romo Magnis: Kami Tidak Dididik untuk Itu

Romo Magnis dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di Gedung MK, Selasa, 2/4/2024. | Dok. MK
Romo Magnis dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di Gedung MK, Selasa, 2/4/2024. | Dok. MK

FORUM KEADILAN – Imam Katolik Franz Magnis Suseno atau Romo Magnis mendukung sikap Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) untuk menolak pengelolaan tambang. Menurutnya, KWI tidak dididik untuk itu.

“Orang kami, kami tidak dididik untuk itu, dan umat mengharapkan dari kami dalam agama bukan itu,” ujar Romo Magnis usai menghadiri Dialog Lintas Iman di Wisma Sangha Theravada Indonesia, Jakarta Selatan, Sabtu 8/6/2024.

Bacaan Lainnya

Namun, kata Romo Magnis, ia tak mempermasalahkan apabila kelompok organisasi massa (ormas) agama lain untuk menerima pengelolaan tambang.

“Terserah kelompok lain. Tetapi, saya kira kalau Katolik dan Protestan sama saja. Dua-duanya menolak gitu,” imbuhnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan izin khusus kepada ormas keagamaan untuk mengelola tambang.

Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan atas PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Dalam aturan itu, Pasal 83A memberikan kesempatan bagi ormas agama untuk memiliki WIUPK.*