Kantongi 6 SK Dukungan, Khofifah-Emil Berpotensi Lawan Kotak Kosong di Pilgub Jatim

Khofifah Indar Parawansa usai menemui Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kartanegara nomor 4, Jakarta Selatan, Jumat, 7/6/2024. | M.Hafid/Forum Keadilan
Khofifah Indar Parawansa usai menemui Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kartanegara nomor 4, Jakarta Selatan, Jumat, 7/6/2024. | M.Hafid/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Calon pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak sudah mengantongi enam surat keputusan (SK) dukungan untuk maju sebagai calon gubernur dan wakil gubernur di pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Timur (Jatim) 2024. Bahkan, pasangan tersebut berpotensi melawan kotak kosong.

Soal banyaknya dukungan tersebut, Khofifah mengatakan bahwa hal itu merupakan bentuk keberseiringan dari partai politik dalam membangun Jatim. Sebab kata dia, Jatim memang membutuhkan percepatan pembangunan.

Bacaan Lainnya

Kendati begitu, Khofifah pada saat masih menjabat sebagai Gubernur Jatim tidak menganggap bahwa partai yang tidak mendukungnya tak dibedakan secara posisi. Dia mengungkap bahwa partai pendukung maupun yang tidak mendukung tetap disetarakan (equal).

“Kemarin kita tidak membedakan partai pengusung dan tidak pengusung. Posisinya adalah equal di antara mereka. Kami membangun keberseiringan untuk membangun Jawa Timur dan itu Insya Allah,” kata Khofifah usai menerima SK dari Prabowo Subianto, di Jalan Kertanegara nomor 4, Jakarta Selatan, Jumat, 7/6/2024.

Mantan Gubernur Jatim periode 2019-2024 itu mengaku bahwa Jatim merupakan provinsi terbaik di antara provinsi lain di Indonesia. Penilaian tersebut didasarkan atas capaian Jatim dari berbagai sektor, mulai dari pertanian, pendidikan, industri manufaktur.

“Sekarang sudah 35 persen industri manufaktur di Jatim. Padahal target Indonesia 2045 itu 30 persen. Kita per Mei tahun ini sudah 35 persen,” tuturnya.

Dengan demikian, Khofifah menyatakan bahwa dirinya dengan Emil hanya mengorkestrasikan berbagai elemen di Jatim, termasuk semua partai sehingga terjadi kebersamaan dan keberseiringan dalam membangun Jatim.

“Tentu ke depan jika keberseiringan itu bisa terus kita jaga, maka proses-proses yang lebih akseleratif lagi lebih cepat, berkemajuan lebih hebat lagi insyaallah bisa kita capai, dengan keberseiringan elemen strategis di seluruh Jawa Timur,” paparnya.

Saat disinggung akan melawan kotak kosong pada saat Pilkada Jatim, Khofifah hanya menyampaikan dirinya hanyalah berproses.

“Kita berproses aja ya nggeh,” pungkasnya.

Seperti diketahui, pasangan Khofifah-Emil sudah mendapat banyak dukungan dari beberapa partai politik. Mereka antara lain, Demokrat, Golkar, PAN, PSI, Perindo dan Gerindra.

Adapun pelaksanaan Pilkada serentak 2024 akan dilangsungkan pada 27 November tahun ini.*

Laporan M. Hafid