Tim Anies, Prabowo dan Ganjar akan Serahkan Kesimpulan Sidang MK 16 April

Gedung MK
Gedung Mahkamah Konstitusi. | Ist

FORUM KEADILAN – Mahkamah Konstitusi (MK) sudah selesai pemeriksaan untuk permohonan Anies-Muhaimin (AMIN) dan Ganjar-Mahfud terkait sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Selanjutnya MK akan melaksanakan Rapat Permusyawaratan Hakim (RPH) dan penyerahan kesimpulan.

Bacaan Lainnya

Sebelum, sidang pemeriksaan telah dilaksanakan dimulai pada 27 Maret sampai 5 April 2024 dan MK melanjutkan dengan RPH mulai 6 April 2024 hingga menjelang pembacaan putusan.

Tetapi, di tengah RPH tersebut, MK memberikan kesempatan bagi Pemohon, Pihak Terkait, berserta KPU untuk dapat menyampaikan kesimpulan dan rencana penyampaian kesimpulan terseut akan dilaksanakan pada Selasa, 16/4/2024 maksimal pukul 16.00 WIB.

“Para pihak bisa menyampaikan kesimpulan sebagaimana yang mereka tangkap di seluruh proses yang ada di situ (di sidang). Kita tunggu saja nanti tanggal 16 (April) ketemu lagi,” ujar Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih, Jumat, 5/4/2024.

Enny menyebut bahwa saat ini MK tengah melaksanakan RPH dan menurutnya, penyampaian kesimpulan di tengah RPH tidak menjadi masalah.

“Kesimpulannya nggak apa-apa, karena memang harus berjangka waktu. Karena kesimpulan kan nggak mungkin dalam waktu yang sangat singkat. Mereka harus menguruskan segala macam butuh waktu,” jelasnya.

“Jadi waktunya saya kira relatif cukup lah buat mereka walaupun itu kan libur sebetulnya. Tapi ya mereka lah kita serahkan kepada mereka 16 (April) ya,” lanjutnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam RPH, Hakim menyampaikan pandangan masing-masing terhadap permohonan para pemohon. Tetapi, eNNY belum dapat memastikan bagaimana proses pengambilan keputusan jika keputusan Hakim berimbang.

Diketahui, hanya 8 Hakim Konstitusi yang menangani sengketa Pilpres 2024 dan Hakim Konstitusi Anwar Usman tidak ikut serta dalam menangani sengketa Pilpres tersebut.

“Nanti saja kita lihat hasil akhirnya, kesimpulannya. Kita belum tahu juga ya. Kalau kita kan kami semua, tapi kami yang belum tahu,” pungkasnya.*