Begini Kata Sri Mulyani soal Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran

Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan | Instagram @ smindrawati
Sri Mulyani Indrawati Menteri Keuangan | Instagram @ smindrawati

FORUM KEADILAN – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani buka suara mengenai program makan siang gratis yang diusung oleh calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Ia mengatakan, anggaran program tersebut akan dilihat dari pagu indikatif.

Sri Mulyani menjelaskan, pemerintah baru akan membahas detail rencana kerja pemerintah (RKP) 2025 usai hasil pemilihan presiden yang dirilis Komisi Pemilihan Umum (KPU). Tetapi saat ini, pembahasan pagu indikatif untuk anggaran 2025 sudah mulai dilakukan.

Bacaan Lainnya

“Maret kita melakukan rapat lagi untuk sidang kabinet mengenai pagu indikatif sudah mulai bisa diidentifikasikan program-program yang memang menjadi prioritas dari pemerintah selanjutnya, tetapi masih dalam konteks wadah anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) yang sehat,” ujar Sri Mulyani usai rapat paripurna kabinet di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin 26/2/2024.

Soal program makan siang gratis, Sri Mulyani mengatakan bahwa hal itu akan didetailkan dalam pagu indikatif dari masing-masing kementerian/lembaga (K/L).

“Kalau detail nanti lihat dalam pembahasan mengenai pagi indikatif dari masing-masing K/L. Nanti kita lihat dari eksisting program dengan apa yang akan masuk baru dan nanti akan dihitung dalam sebulan ke depan,” tuturnya.

Sebelumnya diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memimpin jalannya rapat paripurna kabinet di Istana Presiden, Senin 26/2/2024.

Dalam rapat ini, Presiden meminta agar rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara (RAPBN) 2025 dipersiapkan dengan mempertimbangkan hasil Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

“RAPBN 2025 harus disiapkan dengan memperhatikan hasil pilpres, karena yang menjalankan APBN 2025 adalah presiden terpilih,” ungkapnya.*