Ganjar Dorong Komisi II DPR Panggil KPU-Bawaslu Terkait Anomali di Pemilu 2024

Calon Presiden Nomor Urut 3,Ganjar Pranowo dalam acara Deklarasi Kampanye Pemilu Damai tahun 2024 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin, 27/11/2023 | Ari Kurniansyah/Forum Keadilan
Calon Presiden Nomor Urut 3,Ganjar Pranowo dalam acara Deklarasi Kampanye Pemilu Damai tahun 2024 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin, 27/11/2023 | Ari Kurniansyah/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menilai bahwa pada saat ini terjadi situasi anomali di Pemilu 2024 dan ia mendorong adanya hak angket DPR untuk dapat menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu.

Ganjar mendorong agar DPR dapat memanggil pihak penyelenggara Pemilu. Menurutnya, sehari setelah pemungutan suara, pihaknya langsung melakukan evaluasi.

Bacaan Lainnya

“Apakah benar terjadi situasi anomali-anomali? Jawabannya iya. Apakah benar sistemnya ini ada kejanggalan? Jawabannya iya. Apakah benar ada cerita-cerita di masyarakat yang tidak sesuai dengan ketentuan? Jawabannya iya,” kata Ganjar dalam ┬áketerangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis, 22/2/2024.

Ia menyebut, untuk menghadapi hal ini perlu dilakukan pengawasan dengan cara meminta klarifikasi kepada penyelenggara Pemilu atau melewati jalur partai politik (parpol).

“Maka kalau ingin melihat, membuktikan dan mengetahui hak angket paling bagus karena menyelidiki. Di bawahnya, interpelasi,” tuturnya.

Ganjar juga mendorong agar DPR dapat mengambil sikap memanggil KPU-Bawaslu. Menurutnya ada anomali dalam pelaksanaan Pemilu.

“Minimum sebenarnya Komisi II (DPR) memanggil penyelenggara pemilu, apa yang terjadi. IT-nya, kejadian tiap TPS kok melebihi 300 ini kan anomali, masak diam saja. Mestinya DPR segera ambil sikap undang penyelenggara Pemilu, undang masyarakat. Sehingga mereka bisa menyampaikan. Dan problem ini bisa dibawa ke zona netral dan masyarakat bisa tahu,” pungkasnya.*