Pendiri Ritel Jepang Daiso Tutup Usia

Pendiri ritel Jepang Daiso, Hirotake Yano | Ist
Pendiri ritel Jepang Daiso, Hirotake Yano | Ist

FORUM KEADILAN – Pendiri ritel Jepang Daiso, Hirotake Yano, tutup usia pada Senin, 12/2/2024 di usia 80 tahun yang diakibatkan gagal jantung.

Perusahaannya baru mengumumkan kabar tersebut pada Senin, 19/2/2024 dan mengatakan pemakaman dan hari peringatan Yano akan dilakukan secara privat oleh keluarga dekat.

Diketahui, Yano mendirikan Daiso pada 1977 dan nama Daiso mempunyai arti “menciptakan sesuatu yang besar.” Perusahaan Daiso menjual berbagai macam pernak-pernik dan perlengkapan rumah tangga, alat tulis, makanan ringan, dan harga US$1 per itemnya.

Daiso pertama kali membuka cabang luar negeri pada 2001 di Taiwan dan Korea Selatan. Kemudian membuka di Australia, Indonesia, Arab Saudi dan Amerika Serikat yang berkembang pesat.

Saat ini Daiso telah berkembang dan mempunyai lebih dari 4,360 toko di seluruh Jepang dan lebih dari 990 toko di luar negeri pada akhir 2023.

Februari 2022, Daiso dilaporkan telah menghasilkan penjualan lebih dari 550 miliar yen atau US$3,6 miliar. Pada 2018, Daiso telah mendirikan toko ritel Threepy dengan harga lebih mahal yakni 300 yen dan menawarkan lebih banyak variasi rumah tangga. Perusahaan Daiso juga diketahui mengakuisisi pengecer anggaran Jepang CouCou pada tahun 2020.

Menurut Bloomberg Billionaire Index, kekayaan bersih Yano mencapai US$1,9 miliar atau setara Rp29,7 triliun (kurs Rp15.666).