Mahfud MD Resmi Mundur dari Menko Polhukam

Mahfud MD Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia dan Cawapres No Urut 3 | Instagram @mohmahfudmd
Mahfud MD Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia dan Cawapres No Urut 3 | Instagram @mohmahfudmd

FORUM KEADILANMahfud MD resmi mengundurkan diri dari jabatan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Republik Indonesia (RI).

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 itu resmi meninggalkan jabatannya di Kabinet Indonesia Maju usai memberikan surat permohonan pengunduran diri kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 1/2/2024.

Bacaan Lainnya

“Saya secara resmi dan dengan penuh hormat juga hari ini menyatakan surat mohon berhenti dengan sebuah surat,” kata Mahfud, Kamis.

Mahfud menyampaikan terima kasih kepada Jokowi yang telah memercayainya menjabat Menko Polhukam sejak 19 Oktober 2019.

Menurut Mahfud, pengangkatannya sebagai Menko Polhukam adalah sebuah penghormatan dari Jokowi pada dirinya.

“Pengangkatannya penuh penghormatan kepada saya dan penghormatan saya kepada beliau pada saat itu,” ujarnya.

Mahfud mengundurkan diri didampingi Menteri Sekretaris Negara RI Pratikno.

Diberitakan sebelumnya, Mahfud MD mengumumkan mundur dari jabatan Menko Polhukam RI.

Mahfud awalnya menyinggung pernyataan calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo yang menyebut bahwa pasangan calon itu sebaiknya mundur dari jabatan, termasuk dirinya.

“Saya membenarkan Pak Ganjar Pranowo bahwa paslon itu supaya mundur termasuk Pak Mahfud. Saya katakan saya memang sudah lama bersepakat dengan Pak Ganjar untuk mundur tapi nunggu momentum yang tepat,” kata Mahfud di Lampung Tengah, Rabu, 31/1.

“Maka hari ini saya sudah membawa surat untuk presiden, untuk disampaikan ke presiden langsung tentang masa depan politik saya yang belakangan diperbincangkan publik, dan surat ini akan disampaikan begitu saya mendapat jadwal bertemu dengan presiden,” ujar Mahfud seraya menunjukkan surat pengunduran diri yang akan diserahkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Mahfud mengaku mundur karena tidak ingin mencampuradukkan jabatannya dengan pencalonnya sebagai cawapres 2024 mendampingi Ganjar.*