Survei SMRC: Program Makan Siang dan Susu Gratis Paling Tak Penting

Momen debat perdana Pilpres 2024 di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa, 12/12/2023 | Instagram @prabowo
Momen debat perdana Pilpres 2024 di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa, 12/12/2023 | Instagram @prabowo

FORUM KEADILAN – Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis hasil survei terkait tiga program paling populer dari pasangan calon (paslon) di Pilpres 2024, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Tiga program tersebut adalah tunjangan ibu hamil, makan siang dan susu gratis untuk anak sekolah, dan satu keluarga miskin, satu sarjana.

Bacaan Lainnya

Dari ketiga program di atas, responden disuruh memilih mana program yang paling dibutuhkan dan paling tidak dibutuhkan tanpa menyebut program milik paslon yang mana.

Hasilnya, responden paling banyak memilih program satu keluarga miskin, satu sarjana milik Ganjar-Mahfud. Program tersebut meraih 48 persen.

Disusul dengan program tunjangan ibu hamil oleh Anies-Muhaimin yang memperoleh 32 persen. Sementara, program makan dan susu gratis yang digagas Prabowo-Gibran berada di posisi terakhir dengan raihan 20 persen karena dianggap kurang penting.

“Per program sendiri kalau ini yang diadu, yang unggul di mata pemilih adalah satu keluarga miskin, satu sarjana, terlepas dari siapa yang menawarkan,” kata pendiri SMRC Saiful Mujani dalam acara daring, Kamis, 11/1/2024.

“Sebaliknya, bagi masyarakat, makan siang gratis tidak terlalu penting. Oleh karena itu, kalau saya Pak Prabowo, sudah saya coret program itu,” sambungnya.

Survei ini dilakukan secara tatap muka selama periode 29 November-8 Desember 2023.

Metode yang digunakan adalah stratified multistage random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 4.540 orang. Populasi survei terdiri dari warga berusia 17 tahun ke atas.

Tingkat respons mencapai 3.555 responden atau 78 persen. Margin of error survei dengan ukuran sampel tersebut diperkirakan sekitar 2 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.*