Anies: Media Tak Harus Netral, tapi Objektif

Anies Baswedan memberikan keterangan saat mengikuti Aksi Damai Bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat, Minggu 5/11/2023 | Syahrul Baihaqi
Anies Baswedan memberikan keterangan saat mengikuti Aksi Damai Bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat, Minggu 5/11/2023 | Syahrul Baihaqi/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, menilai media tidak harus netral dalam memberitakan sesuatu hal, tapi harus objektif.

“Dalam pandangan kami, media tidak harus netral tapi harus objektif. Masak mau netral ada penindasan? Nggak mungkin. Anda mau netral, ada situasi marginalisasi? Nggak mungkin,” kata Anies dalam dialog Pers dan Capres yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia, di Kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat, 1/12/2023.

Bacaan Lainnya

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, sikap netral atau tidak netral dari media seharusnya didasarkan pada penilaian objektif. Oleh karena itu, Anies menekankan bahwa pers harus mempertahankan objektivitas dan independensi.

“Jadi, menurut kami yang harus dijaga adalah objektivitasnya dan tentu independensi,” kata Anies.

Anies lantas meminta agar media memberikan ruang yang setara untuk pemerintah dalam melaksanakan tugas dan fungsi. Menurutnya, hal ini penting agar publik dapat menilai polemik yang terjadi dengan objektif.

“Yang kami butuhkan dari media, media bersedia untuk memberikan ruang pada kedua-duanya, sehingga publik mendapatkan kritiknya, jawabannya, kritiknya, dan jawabannya lagi sehingga publik bisa menilai dengan objektif. Tapi kalau ruang itu tertutup repot,” ujarnya.*