Sejarah Hari Anak Sedunia 20 November

Ilustrasi Hari Anak Sedunia
Ilustrasi Hari Anak Sedunia | ist

FORUM KEADILAN – Hari Anak Sedunia diperingati pada 20 November setiap tahunnya. Ini merupakan momen penting untuk merayakan dan mengingat hak-hak anak-anak di seluruh dunia.

Sejarah perayaan ini terkait erat dengan upaya perlindungan dan pengembangan hak-hak anak yang telah diakui secara internasional.

Bacaan Lainnya

Awal Mula Hari Anak Sedunia

Hari Anak Sedunia berasal dari adopsi Konvensi Hak Anak oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 20 November 1989. Konvensi ini merupakan dokumen hukum internasional yang menetapkan hak-hak dasar semua anak, termasuk hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, dan berpartisipasi dalam kehidupan sosial.

PBB kemudian menetapkan tanggal 20 November sebagai Hari Anak Sedunia untuk memperingati adopsi Konvensi tersebut.

Tujuan utama peringatan ini ialah untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak-hak anak dan mendorong tindakan yang lebih besar demi perlindungan, serta pemenuhan hak-hak tersebut.

Tema dan Perayaan Hari Anak Sedunia

Setiap tahun, Hari Anak Sedunia memiliki tema tertentu yang mencerminkan isu-isu aktual yang dihadapi anak-anak di seluruh dunia.

Tema-tema tersebut sering kali mencakup pendidikan, kesehatan, kesetaraan gender, perlindungan dari kekerasan, dan partisipasi anak dalam pengambilan keputusan.

Pentingnya Hari Anak Sedunia

Hari Anak Sedunia memiliki peran krusial dalam mengingatkan kita semua bahwa anak-anak memiliki hak yang perlu diakui dan dihormati. Ini juga merupakan panggilan tindakan kolektif guna memastikan bahwa semua anak memiliki akses yang setara dan adil terhadap pendidikan, kesehatan, serta peluang untuk berkembang secara optimal.

Perayaan ini menjadi kesempatan untuk menyoroti isu-isu kritis yang dihadapi anak-anak, seperti eksploitasi, kekerasan, dan ketidaksetaraan.

Dengan memperingati Hari Anak Sedunia, kita bersama-sama berkomitmen untuk menciptakan dunia yang lebih baik bagi generasi mendatang.*