Gibran Bantah Dirinya dan Kaesang Ditolak Megawati Saat Sungkem

Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri acara pengumuman Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Hotel Grand Kemang, Senin, 6/11/2023 | M Hafid/Forum Keadilan
Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri acara pengumuman Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Hotel Grand Kemang, Senin, 6/11/2023 | M Hafid/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Media sosial diramaikan dengan video ketika calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, dan adiknya Kaesang Pangarep sungkem kepada Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Momen itu dilakukan jelang pengundian nomor urut capres-cawapres di KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 14/11/2023 malam.

Bacaan Lainnya

Dalam narasi yang beredar, Megawati disebut mengabaikan atau menolak sungkem Gibran dan Kaesang. Namun, Gibran membatahnya.

“Tidak ada penolakan kok, jangan percaya hoax,” kata Gibran di Balai Kota Solo, Rabu, 15/11.

Wali Kota Solo tersebut mengungkap, dirinya hanya sekali salam dengan Megawati.

“Salaman cuma sekali sama Ibu Mega. Waktu itu kondisi hujan, acara di outdoor, Ibu Mega datang waktu hujan reda, jadi Ibu datang terakhir masuk ke tempat acara KPU,” terang Gibran.

“Posisi saya sudah duduk semua, saya tahu Ibu baru datang saya langsung salim ke beliau. Di situ Pak Prabowo (Subianto) dan Kaesang nyusul salam hormat,” tambah dia.

Gibran juga menegaskan bahwa Megawati menerima dirinya, Kaesang, dan calon presiden (capres) nomor urut 2, Prabowo, dengan sangat baik.

“Beliau sangat baik, masih terima kami, saya, Kaesang, Pak Prabowo dan semua. Jadi tidak ada penolakan. Kita memang sejak dulu gitu dengan Bu Mega, tidak ada penolakan, mana ada. Tidak mungkin ada penolakan,” ucap Gibran.

Lebih lanjut, Gibran mengimbau untuk tidak memercayai hoax berdasarkan potongan-potongan video yang beredar di media sosial (medsos).

“Jangan percaya video hoaks potongan-potongan yang beredar di medsos. Sekali lagi tidak ada penolakan kami bertiga diterima baik. Adem-adem saja, makanya tiap saya ketemu relawan, TKN tidak perlu saling serang tidak perlu dibawa dengan fitnah,” tutup putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut.*