Singgung NasDem, PAN: Partai Pemerintah Rasa Oposisi

Viva Yoga Mauladi memberikan keterangan di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Selasa, 12/9/2023.
Viva Yoga Mauladi memberikan keterangan di kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Selasa, 12/9/2023 | Charlie Adolf Lumban Tobing/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN Viva Yoga menyinggung adanya partai di Pemerintahan Joko Widodo yang bertindak layaknya oposisi.

Hal tersebut diungkapkan Viva, merespon pernyataan Ketum NasDem Surya Paloh yang bilang bahwa kondisi Indonesia memprihatinkan karena penyelewengan di setiap sisi.

Bacaan Lainnya

“Saat ini, jika ada penyelewengan atau abuse of power yang berasal dari lembaga legislatif dan eksekutif, maka dipastikan akan diadili oleh sistem yudikatif. Bahkan jika penyelewengan dilakukan oleh lembaga yudikatif sendiri, maka mekanisme, prosedur, dan tata laksana koreksi dan sanksi dipastikan akan tetap berjalan untuk memberikan asas kepastian hukum dan keadilan,” kata Viva kepada wartawan, Sabtu 11/11/2023.

Viva lalu menyindir Partai NasDem sebagai partai pemerintah rasa oposisi.

“Secara de jure dan de facto masih menjadi bagian koalisi pemerintah. Tetapi demi meningkatkan elektoral kandidat yang diusung, menjadikan dirinya berada di barisan oposisi,” ucap Viva.

Padahal, lanjut Viva, sebagai partai yang saat ini masih ada di pemerintahan, sudah seharusnya ikut bertanggungjawab agar pemerintah dapat berjalan dengan baik.

“Lain lagi kalau sudah menjadi partai oposisi. Ya hajar saja kesalahan dan penyelewengan yang terjadi untuk menaikkan elektabilitas partai dan kandidat,” imbuhnya.

Sebelumnya, Surya Paloh dalam sambutannya di HUT ke-12 NasDem mengutarakan keresahannya terhadap kondisi Indonesia saat ini. Paloh mengaku prihatin terhadap penyelewengan yang terjadi di setiap sisi.

“Awalnya kita melihat segala bentuk penyelewengan hanya berada di level tertentu, namun semakin ke sini kita semakin menyaksikan hampir di semua level gejala seperti itu sedemikian memprihatinkan,” katanya Paloh di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) NasDem, Jakarta Pusat, Sabtu, 11/11.*