Balas Jokowi, NasDem: Kalau Kompetisinya Adil, Pemilu Tidak Memecah Belah

Bendahara Umum NasDem, Ahmad Sahroni
Bendahara Umum NasDem, Ahmad Sahroni | Ist

FORUM KEADILAN – Bendahara Umum Partai NasDem Ahmad Sahroni merespons pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal semua elite politik bersatu kembali setelah berkompetisi di Pilpres 2024.

Sahroni menilai, pernyataan Jokowi itu terkesan bahwa saat kompetisi para elit politik benar-benar terpecah.

Bacaan Lainnya

“‘Bersatu setelah kompetisi’ ini kesannya saat kompetisi kita benar-benar terpecah,” imbuh Sahroni, Selasa, 7/11/2023.

Sahroni menyatakan bahwa jika kompetisi berlangsung tanpa adanya kecurangan, pemilu akan menjadi ajang yang seru. Ia menekankan, jika terdapat pihak yang dicurangi, maka sulit bagi pihak tersebut untuk ikhlas.

“Nah menurut kami, kalau kompetisinya berjalan dengan adil, tidak curang dan tidak dengan metode-metode jahat, kami rasa pemilu ini akan jadi pesta demokrasi yang seru, tapi tidak memecah belah,” jelasnya.

Sahroni menekankan, jika terdapat pihak yang dicurangi, maka sulit bagi pihak tersebut untuk ikhlas menerima hasil.

“Kan kalau ada pihak yang dicurangi dan dizalimi, pasti susah untuk ikhlas, dan bisa menyebabkan konflik yang berujung perpecahan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sahroni memberikan pesan untuk fokus pada upaya menjaga kesatuan selama proses pemilu.

“Jadi, daripada memikirkan bersatu setelah pemilu, lebih baik berusaha bagaimana tidak terpecah,” tutupnya.*