Mengenal Birthday Blues: Penyebab dan Tanda-tandanya

Ilustrasi birthday depression
Ilustrasi birthday depression | ist

FORUM KEADILANUlang tahun merupakan salah satu momen yang menyenangkan dan paling ditunggu-tunggu oleh sebagian orang. Sebab, Anda akan merayakannya dengan suka cita bersama orang-orang tersayang.

Namun, tak sedikit orang yang justru merasa tidak bahagia ketika hari ulang tahun tiba. Biasanya mereka cenderung mengalami perasaan yang sedih, kecewa dan tertekan.

Bacaan Lainnya

Jika Anda pernah mengalami situasi seperti ini, kemungkinan Anda sedang mengalami birthday blues atau birthday depression.

Apa Itu Birthday Blues atau Birthday Depression?

Birthday blues atau birthday depression adalah kondisi ketika seseorang diselimuti perasaan sedih saat hari ulang tahunnya datang. Perasaan sedih ini bisa muncul beberapa hari sebelum atau setelah ulang tahun.

Selain perasaan sedih, beberapa orang juga bisa merasakan kecewa, cemas, tekanan, atau bahkan stres. Fenomena ini bisa dialami oleh banyak orang, tanpa memandang usia.

Penting untuk dicatat bahwa birthday blues atau birthday depressionn tidak sama dengan depresi klinis. Kondisi ini bersifat sementara dan berkaitan dengan perubahan suasana hati yang akan menghilang setelah ulang tahun berlalu.

Apa Penyebabnya?

Perasaan tidak bahagia yang dialami seseorang tersebut dapat terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, di antaranya:

  1. Pertambahan Usia

Bertambahnya usia, maka tanggung jawab dan masalah hidup pun akan semakin beragam. Mulai dari masalah pekerjaan, keluarga, jodoh, ekonomi.

Bahkan munculnya tanda-tanda penuaan dini tidak luput memengaruhi perasaan sedih seseorang yang bertambah usia, yang akhirnya berkembang menjadi birthday blues atau birthday depression

  1. Kurang Mendapat Perhatian

Ulang tahun seharusnya menjadi hari yang menyenangkan bagi seseorang karena akan mendapat banyak ucapan, hadiah, bahkan perayaan dari orang-orang terdekat, seperti keluarga dan sahabat.

Namun, seseorang akan merasakan kecewa saat hal yang diharapkan tidak terjadi. Kondisi ini dapat menjadi penyebab munculnya birthday blues atau birthday depression karena merasa kurang diperhatikan dan dicintai.

  1. Tekanan Sosial

Kondisi ini terjadi karena sering kali kita membandingkan apa yang kita lihat dengan pengalaman kita sendiri. Media sosial sering menjadi faktor pemicu, ketika kita melihat perayaan ulang tahun yang meriah dari teman, saudara, atau orang lain, sementara ulang tahun kita sendiri tidak sebegitu meriah.

Selain itu, hari ulang tahun juga sering kali menjadi saat kita mengevaluasi pencapaian dalam hidup. Ketika kita menyadari bahwa pencapaian kita belum mencapai rencana yang kita harapkan, mungkin kita akan merasa sedih, kecewa, merasa tidak berharga, dan merasa stres. Ini lah yang dapat menyebabkan seseorang mengalami birthday blues atau birthday depression karena tidak sesuai dengan ekspektasi.

  1. Merasa Sendirian

Hal ini disebabkan karena tidak semua orang bisa merayakan hari spesial tersebut bersama dengan orang-orang terdekatnya. Ini lah yang membuat beberapa orang merasa kesepian dan akhirnya merasakan birthday blues atau birthday depression.

Tanda-tanda Birthday Blues atau Birthday Depression

Tanda-tanda seseorang mengalami birthday blues atau birthday depression mungkin akan berbeda-beda pada setiap orang. Berikut tanda-tanda yang mungkin terlihat:

  • Timbul perasaan takut menjelang hari ulang tahun.
  • Menghindari pikiran tentang ulang tahun atau usia.
  • Membenci orang-orang yang bertanya tentang hari ulang tahun
  • Mengalami kesedihan dan kemarahan pada hari ulang tahun.
  • Perubahan nafsu makan
  • Keinginan mengisolasi diri.
  • Tidak antusias merayakan ulang tahun.
  • Timbul perasaan takut menjelang hari ulang tahun.
  • Merenungkan masa lalu dan tujuan yang belum tercapai.

Meskipun birthday blues atau birthday depression tidak dialami semua orang. Namun, kondisi ini bisa Anda atasi dengan mulai berpikir positif, perbanyak rasa syukur, berbagi cerita dengan orang yang Anda percayai, me time, tidak berekspektasi tinggi dan lain sebagainya.*

Laporan Sandra Ridhola Veronica