4 Etika di Tempat Kerja

Tempat kerja
Tempat kerja | ist

FORUM KEADILAN – Etika merupakan hal penting yang harus dimiliki bagi setiap orang. Sebab, etika berkaitan dengan norma kesopanan, yaitu bagaimana seseorang seharusnya bersikap dalam berbagai situasi, salah satunya etika di tempat kerja.

Saat bekerja, seorang individu pasti akan berinteraksi dengan rekan kerja yang berasal dari berbagai divisi dan jabatan yang berbeda. Ini lah saat-saat di mana etika memainkan peran yang sangat penting, yaitu untuk memastikan bahwa semua karyawan mampu bersikap profesional terhadap satu sama lain, sehingga menciptakan hubungan yang harmonis dalam lingkungan kerja.

Bacaan Lainnya

Di samping itu, selain prestasi, etika juga penting bagi atasan sebagai pertimbangan untuk proses peningkatan karier, karena karyawan dengan etika baik lebih disukai oleh atasan.

Berikut ini beberapa etika di tempat kerja, terutama kepada atasan.

1. Disiplin

Disiplin merupakan etika di tempat kerja yang tidak semua karyawan dapat pertahankan. Sikap disiplin memberikan banyak manfaat terhadap karier karena mencerminkan integritas dan profesionalitas dari seorang karyawan

Karyawan yang tepat waktu (misal tidak terlambat, menyelesaikan tugas sesuai tenggat waktu, dan lain-lain) akan disukai dan memiliki nilai tambah di mata atasan dan sesama rekan kerja.

Sebaliknya, karyawan yang selalu telat ke kantor akan dicap sebagai orang yang tidak profesional. Maka dari itu, coba lah untuk melatih kedisiplinan diri dengan membuat jadwal, mencatat rutinitas harian, menetapkan target pekerjaan agar tidak bermalas-malasan, dan lain-lain.

2. Bersikap Hormat

Sikap hormat sangat penting di tempat kerja, terutama terhadap atasan. Rasa hormat harus dibangun agar menciptakan suasana kerja yang damai harmonis. Sebab, konflik sering muncul akibat kurangnya rasa hormat seseorang terhadap orang lain.

Cobalah untuk saling menghormati terutama saat dalam diskusi. Cobalah untuk saling menghormati pendapat orang lain daripada berdebat karena akan menimbulkan ketegangan dan berujung pekerjaan tidak berjalan lancar.

3. Tidak Membawa Masalah Pribadi ke Tempat Kerja

Etika selanjutnya, yaitu karyawan harus mampu mengesampingkan masalah pribadi di tempat kerja.

Masalah pribadi itu tidak ada kaitannya dengan lingkungan kerja Anda. Jika Anda tidak dapat memisahkan masalah pribadi dengan masalah kerja, maka bisa saja sikap Anda membuat rekan kerja tersinggung dan hubungan bisa buruk. Sebab, orang yang dalam masalah akan cenderung sensitive.

Oleh sebab itu, cobalah pisahkan masalah pribadi Anda dan jangan membahasnya di lingkungan kantor. Lebih baik lagi jika bisa diselesaikan segera.

4. Tidak Memotong Pembicaraan

Hal ini biasanya sering terjadi saat melakukan diskusi. Memotong pembicaraan lawan bicara sama saja dengan kamu tidak menghargai orang tersebut.

Memotong pembicaraan juga dapat menyebabkan kesalahpahaman karena informasi tidak diterima secara lengkap. Sikap ini juga menunjukkan jika Anda adalah seseorang yang egois.

Cobalah untuk meningkatkan active listening skill, dengan cara ini membantu Anda mendengarkan secara aktif pesan dan tidak memotong pembicaraan lawan bicara.*

Laporan Sandra Ridhola Veronica