Pengusaha Diperiksa Usai Bantu Anies, PKS Sebut Batasi Ruang Gerak Capres

Pertemuan Koalisi Perubahan bersama bakal capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Selasa, 12/9/2023 | Ari Kurniansyah/Forum Keadilan
Pertemuan Koalisi Perubahan bersama bakal capres-cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin), Selasa, 12/9/2023 | Ari Kurniansyah/Forum Keadilan

FORUM KEADILAN – Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Fathul Bari mengomentari klaim Anies Baswedan yang menyebut pengusaha yang mendukungnya diperiksa pajak perusahaannya .

Dia menyebut bahwa pemilu dan pilpres 2024 nanti harus berjalan secara demokratis.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, dukungan kepada capres atau partai politik harus dilakukan masyarakat secara bebas.

“Sehingga publik bisa berdemokrasi dan memberikan hak pilihnya termasuk juga memberikan dukungan, baik secara moril, materiil untuk perjuangan parpol maupun  capres untuk memberikan sumbangsih yang terbaik terhadap bangsa,” tuturnya kepada Forum Keadilan, Rabu, 20/9/2023.

Terkait dengan dugaan adanya pemeriksaan terhadap para pengusaha yang mendukung capresnya, Bari tidak mengatakan hal itu merupakan upaya penjegalan.

Namun, jika memang benar terjadi, ia berpendapat jika pimpinan negara terkait harus turun tangan dan melakukan pengawasan.

“Jika memang ada seperti itu, harusnya setiap pimpinan negara yang terkait perlu mengawasi dengan baik apakah hal itu dilakukan untuk melakukan penjegalan atau membatasi ruang gerak para calon, itu yang perlu didalami,” tuturnya.

Pihaknya sendiri tidak tahu-menahu perusahaan apa saja yang dimaksud dan meminta untuk mengonfirmasi secara langsung ke Anies Baswedan.

Selain itu, Wasekjen PKS itu turut menggarisbawahi indeks demokrasi Indonesia yang menurun secara bertahap.

Ia berpendapat satu hal yang harus diperhatikan adalah proses demokrasi ternodai oleh beberapa oknum yang melakukan hal-hal yang tidak baik.

“Menurut saya apa yang disampaikan Mas Anies bisa kita dalami karena bukan lagi sekadar membatasi ruang gerak melalui kebebasan berpendapat, tapi mungkin membatasi ruang gerak beliau sebagai capres yang akan melaju nanti dalam pemilihan presiden,” ujarnya

Sebelumnya, dalam acara bertajuk ‘Mata Najwa on Stage: Bacapres Bicara Gagasan’ yang diadakan di Universitas Gajah Mada (UGM), Anies mengklaim terdapat beberapa pengusaha yang diperiksa pajak perusahaannya usai mendukung dirinya dalam pencapresan.

Anies menyebut karena hal tersebut, para pengusaha, baik kelas atas maupun menengah takut untuk mendukungnya pada Pilpres 2024 mendatang.

“Takut. Karena kami mengalami pengusaha-pengusaha yang berinteraksi, bertemu, setelah itu mereka mengalami pemeriksaan. Pemeriksaan pajak dan pemeriksaan lain-lain,” ujar Anies di acara Mata Najwa on Stage yang disiarkan di Youtube Narasi pada Selasa, 19/9/2023.*

 

Laporan Syahrul Baihaqi