Tingkatkan Pelayanan, BI Luncurkan 3 Fitur Baru QRIS

Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan tiga fitur baru pada QRIS. Fitur baru ini dapat meningkatkan pengalaman pengguna karena memungkinkan untuk dapat melakukan transaksi tarik tunai, transfer, dan setor tunai atau QRIS TUNTAS
Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan tiga fitur baru pada QRIS. Fitur baru ini dapat meningkatkan pengalaman pengguna karena memungkinkan untuk dapat melakukan transaksi tarik tunai, transfer, dan setor tunai atau QRIS TUNTAS | Dok. Bank Indonesia

FORUM KEADILAN – Bank Indonesia (BI) resmi meluncurkan tiga fitur baru pada QRIS. Fitur baru ini dapat meningkatkan pengalaman pengguna karena memungkinkan untuk dapat melakukan transaksi tarik tunai, transfer, dan setor tunai atau QRIS TUNTAS.

Peluncuran fitur baru QRIS ini bertepatan dengan peringatan HUT ke-78 Republik Indonesia, yakni pada Kamis, 17/8/2023.

Bacaan Lainnya

Dari laman resmi Bank Indonesia, Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan:

“QRIS TUNTAS bertujuan untuk mendorong inklusi melalui perluasan akses pembayaran digital kepada seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat kecil, dengan jangkauan ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk di daerah pelosok atau wilayah Terdepan, Terluar, dan Terpencil (3T)”, ungkap Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dikutip dari laman resmi BI, Jumat, 18/8.

Agar dapat menggunakan fitur baru QRIS TUNTAS, pengguna perlu memindai QRIS menggunakan aplikasi pembayaran secara terinterkoneksi antar Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) Bank dan Lembaga Selain Bank, baik simpanan bank maupun uang elektronik server-based.

Di samping itu, peluncuran QRIS TUNTAS juga dibarengi dengan dimulainya uji coba interkoneksi pembayaran antara Indonesia dengan Singapura menggunakan QR Code.

Dengan kerja sama pembayaran berbasis kode QR antarnegara, diharapkan perdagangan antarnegara berjalan secara lebih efisien, khususnya bagi UMKM, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata.

“Bank Indonesia akan terus berkomitmen dan bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan terkait, termasuk pemerintah pusat dan daerah, pelaku industri dan masyarakat, untuk memperluas akseptasi QRIS dengan didukung pengembangan inovasi fitur QRIS secara berkelanjutan dan perluasan kerja sama baik di dalam negeri maupun lintas negara,” kata Perry.*

Laporan Sandra Ridhola Veronica