Penutupan Pabrik Kapal Api Group, Buruh di-PHK dan Tak Dapat THR

Viral pegawai Kapal Api Group di PHK. | Ist
Viral pegawai Kapal Api Group di PHK. | Ist

FORUM KEADILAN – Viral video rumah pemilik Kapal Api dijaga ketat oleh pihak kepolisian. Rumah mewah tersebut diduga milik bos Kapal Api, permen Relaxa dan Biskuit, Soedomo Mergonoto alias Go Tek Hwie yang berada di Jalan Dharmahusada Indah, Surabaya, Jawa Timur.

Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Jawa Timur Jazuli mengungkap fakta mengenai kasus tersebut. Dia bercerita, awal mula kasus terjadi menjelang akhir tahun 2022.

Bacaan Lainnya

Saat itu, 250 pegawai PT Agel Langgeng di Pasuruan diminta libur oleh perusahaan. Alasannya ada mesin yang rusak dan harus diperbaiki, akhirnya pegawai libur selama 2 minggu.

Namun pada awal tahun, pegawai PT Agel Langgeng dibuat bingung lantaran pabrik tiba-tiba ditutup. Kondisi pabrik kosong dan tidak ada mesin di dalam pabrik.

“Ternyata saat pekerja libur, mesin-mesin pabrik itu dipindah ke Bekasi tanpa sepengetahuan para pekerja,” tuturnya, Selasa, 11/2/2023.

Selang beberapa hari, para pegawai mendapat surat keputusan PHK yang dikirim melalui PT Pos Indonesia. Menurutnya, para pekerja merasa dibohongi oleh perusahaan karena tidak diberikan penjelasan terkait PHK.

“Banyak pekerja usia tua yang masa kerjanya sudah 20 tahun, enggak pernah ada diskusi dulu, jadi teman-teman ini dibohongi, enggak fair ini,” tegas Jazuli.

Dia menjelaskan, perusahaan menutup pabrik dengan alasan rugi. Perusahaan pun tidak membayarkan upah dan THR kepada para pegawai.

“Alasan perusahaan rugi tapi kenapa justru pindah ke Bekasi yang upahnya lebih tinggi dari Pasuruan, THR dan upah juga tidak dibayar sama PT, ini enggak fair buat teman-teman,” tegasnya.*