Sandiaga Uno Bongkar Alasan Kekayaannya Bertambah Rp300 M dalam Setahun

Sandiaga Uno. | Ist
Sandiaga Uno. | Ist

FORUM KEADILAN – Menteri Parisiwata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan alasan hartanya bisa melonjak Rp300 miliar dalam setahun.

Ia pun menyebut hal ini lantaran strategi investasi yang dilakukannya.

Bacaan Lainnya

Lebih lanjut, Sandiaga Uno menyebut dirinya menginvestasikan 80 persen dari total hartanya di saham, obligasi konvensional maupun syariah.

Sedangkan 20 persen diinvestasikan di deposito atau harta lain yang tak bergerak.

“Jika ingin mencapai sukses sekali jadilah pengusaha. Karena pengusaha itulah yang bisa memiliki keleluasaan untuk meningkatkan investasinya dan dana yang dikelolanya,” jelas Sandi di Pantai Hotekam, Jayapura, Papua Rabu, 22/3/2023.

Sandiaga juga menyebut untuk investasi, ia fokus menanam modal di bisnis berbasis konsumsi, seperti makanan, minuman dan pakaian.

“Berinvestasi lah di aset-aset yang berhubungan dengan konsumsi kita. Jadi perusahaan-perusahaan yang memproduksi barang konsumsi yang digunakan masyarakat sehari-hari pasti akan meningkat sahamnya. Juga perbankan tapi yang bijak dalam mengelola aset, jangan ditaruh di saham-saham yang spekulatif,” papar Sandi.

Selain itu, ia juga menyarankan untuk investasi di perusahaan yang bergerak di sumber daya alam dan memiliki rekam jejak yang baik.

“Kita sedang membangun infrastruktur secara masif, cari lah perusahaan-perusahaan yang sedang membangun infrastruktur karena itu akan menghasilkan pertumbuhan aset dan peningkatan nilai dividennya. Semoga kita semua bijak berinvestasi, jangan beli saham-saham gorengan, jangan beli aset spekulatif, saya pernah bilang Kripto itu harus kita cermati, karena yang biasanya naik cepat, turunnya lebih cepat lagi,” ucap Sandi.

Sandiaga juga menyebut dalam berivestasi harus sabar dan tak bisa instan.

Berdasarkan situs Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Sandi telah menyerahkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada KPK sebesar Rp10,99 triliun untuk periode 2022. Laporan LHKPN itu saat ini masih dalam proses verifikasi.

Harta kekayaan Sandi naik Rp300 miliar dibandingkan per 31 Desember 2021 sebesar Rp10,61 triliun.*