Pemerintah Saudi Umumkan Ibadah Umrah Bisa Pakai Visa Apapun

Ilustrasi Ibadah Umrah
Ilustrasi Ibadah Umrah | Ist

FORUM KEADILAN – Arab Saudi kini mengizinkan pemegang visa jenis apapun untuk menjalani ibadah umrah.

Lebih lanjut, Arab Saudi juga mengumumkan kini tak ada lagi kuota untuk jemaah umrah per tahun.

Bacaan Lainnya

Dengan adanya kebijakan ini, jemaah umrah dari luar negeri diprediksi akan meningkat.

Dilansir dari Gulf, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi merilis aturan jemaah umrah bisa menggunakan visa kunjung, pariwisata hingga tenaga kerja.

Jemaah juga bisa berkunjung ke Al Raeda, Al Sharifa serta makam Nabi Muhammad SAW yang terletak di Masjid Nabawi di Madinah.

Bahkan, jemaah umrah bisa menggunakan penerbangan berbeda untuk pulang dan pergi.

Namun, Kementerian Haji dan Umrah Saudi mengimbau jemaah tetap mematuhi masa tinggal yang sesuai dengan perizinan untuk beribadah di Masjidil Haram di Makkah.

Kebijakan pihak Arab Saudi terkait pelaksanaan umrah

Belakangan ini, Arab Saudi memang membuat kebijakan yang memudahkan umat Islam untuk lebih mudah menjalankan ibadah umrah.

Seperti masa berlaku visa umrah yang kini diperpanjang dari 30 hari menjadi 90 hari.

Otoritas Saudi juga memperbolehkan pemegang visa untuk masuk ke negara mereka lewat jalur darat, laut ataupun udara serta berangkat dari bandara manapun.

Selain itu, pemerintah Arab Saudi memberikan fasilitas yang memudahkan warga Arab Saudi bisa mengajukan permohonan visa dengan mengundang teman-teman mereka di luar negeri untuk menjalankan ibadah umrah.*